Menpora Resmi Tandatangani 4 Surat Terkait ISL 2015
Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi mendukung secara penuh keputusan yang diamabil Badan olahraga Profesional Indonesia (BOPI) terkait penyelenggaraan Indonesia Super League (ISL )2015. Bahkan untuk mendukung keputusan BOPI, Imam menandatangani empat surat.
1. Presiden Republik Indonesia, dengan No. 01071/MENPORA/IV/2015 perihal laporan hasil verifikasi BOPI dalam penerbitan rekomendasi untuk perijinan kompetisi sepakbola ISL 2015.
2. Wakil Presiden Republik Indonesia, dengan No. 01077/MENPORA/IV/2015 perihal laporan hasil verifikasi BOPI dalam penerbitan rekomendasi untuk perijinan kompetisi sepakbola ISL 2015.
3. Plt Kepala Polri, dengan No. 01076/MENPORA/IV/2015 perihal koordinasi BOPI dan Badan Intelkam Mabes Polri terhadap perijinan untuk kompetisi sepakbola ISL 2015. Salah satu poin penting yang tersebut dalam surat tersebut adalah :
“Sehubungan dengan itu, kami mohon Saudara untuk tetap membantu koordinasi bersama BOPI, sehingga hanya 16 klub peserta Kompetisi Indonesia Super League 2015 tersebut di atas yang berhak memperoleh ijin penyelenggaraan pertandingan dalam kompetisi Indonesia Super League 2015. Sedangkan 2 klub lainnya, yaitu Persebaya dan Arema tidak diberikan rekomendasi untuk mengikuti Kompetisi Indonesia Super League 2015, karena masih ada beberapa persyaratan wajib yang tidak bisa dipenuhi hingga batas akhir penyerahan dokumen persyaratan pada tanggal 31 maret 2015.”
4. Presiden FIFA, dengan No. 01075/MENPORA/IV/2015 perihal result of the verification for club on the 2015 ISL Football Competition. Surat yang terdiri dari 2 halaman dan ditembuskan kepada Menteri Luar Negeri, Duta Besar RI untuk Swiss, Sekjen FIFA, Presiden AFC, dan Ketua Umum PSSI.
Dengan dikeluarkannya surat-surat ini, pertandingan Big Match pertama antara Arema Cronus vs Persija Jakarta kemungkinan gagal dilangsungkan. Sebelumnya, Panitia pelaksana pertandingan antara Arema vs Persija mengatakan telah mengantongi surat Ijin dari Polres malang, perihal ijin keramaian.