x

Arema Akan Ajukan Perubahan Jadwal

Kamis, 9 April 2015 00:19 WIB
Editor:

Akibat jadwal tersebut, jumlah penonton yang memadati Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang pun merosot tajam.

Jumlah suporter tim Singo Edan-Aremania yang hadir dalam pertandingan antara Arema Cronus dengan Barito Putra hanya berjumlah 4.619 orang.

Jumlah penonton ini tidak sampai seperempat dari kapasitas stadion milik Pemerintah Kabupaten Malang ini. Sebagaimana diketahui, kapasitas Stadion Kanjuruhan, sebanyak 40 ribu tempat duduk.

"Ini adalah pengalaman kita pertama kali main malam. Namun demikian dengan penonton yang 4.619 cukup kita maklumi lah," ungkap Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Arema Cronus, Abdul Haris.

Salah satu indikator utama sepinya penonton yang menyaksikan tim kebanggaannya berlaga secara langsung adalah jadwal pertandingan yang terlalu malam. "Dengan faktor cuaca, jadwal pertandingan yang terlalu
mepet, jam terlalu malam, hari kerja dan sebagainya," sambung dia.

Lantaran tak ingin kembali mengalami hal serupa, Haris mengaku Panpel Arema Cronus berencana untuk mengajukan perubahan jadwal ke PT Liga Indonesia (PT LI).

"Tentu dengan pertandingan malam, dan situasi seperti ini kita lewat Media Officer (Sudarmaji, Media Officer Arema) dan Manajer (Ruddy Widodo, General Manajer), untuk ketemu PT liga, kita
mengusulkan ada perubahan jadwal," ungkapnya.

Haris berharap, tim besutan duet Pelatih Suharno-Joko Susilo ini menjalani pertandingan yang tidak terlalu malam.

"Kalau bisa main sore, paling malam jam 7, kalau main jam malam, yang Ngantang (wilayah barat Kabupaten Malang) sampai rumah jam 3 pagi," urainya.

Apabila ada perubahan jadwal, Panpel optimistis Aremania akan kembali memadati Stadion Kanjuruhan untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangannya.

"Tapi saya optimis apabila pertandingan ini nanti pas hari libur, tidak terlalu malam, lawan kita betul-betul menarik, dan punya sejarah yang kontra dengan Arema pasti akan ramai," pungkasnya.

Arema CronusQNB League

Berita Terkini