x

Persegres Belum Bubarkan Tim

Selasa, 5 Mei 2015 05:43 WIB
Kontributor: Fajar Kristanto | Editor:

Kabarnya, dalam surat yang dikirim PT LI kepada klub-klub tercantum rencana untuk kembali mengundang ke ISL. Hal inilah yang membuat Persegres belum ada rencana untuk membubarkan tim. Manajemen Persegres memilih untuk menunggu hingga ada hasil dalam pertemuan lanjutan dengan PT LI itu.

Sekretaris Persegres Gresik United Hendri Febry menguraikan, pihaknya sudah mendapatkan surat resmi dari PT LI terkait penghentian kompetisi ini. Surat itu diterima tim pada Minggu (03/05/15) kemarin.

"Dalam surat itu, tak hanya memberitahu penghentian kompetisi, namun juga rencana mengundang tim-tim ISL lagi," ujarnya, kepada wartawan, Senin (04/05/15).

Namun, jelas Hendri, dalam surat tersebut belum ada keputusan dari PT LI terkait rencana mengumpulkan tim-tim. Petinggi operator kompetisi tersebut belum memutuskan kapan digelar. Karena itu, untuk saat ini pihaknya belum akan membubarkan tim Laskar Joko Samudro.

Manajemen akan memberi keputusan setelah hasil pertemuan dengan PT LI itu. Dari pertemuan dengan PT LI nanti, pihaknya bisa mendapat pencerahan terkait nasib tim-tim ISL ke depan dan kerugian yang diderita tim. "Kalau saat ini tim belum bubar dan hanya libur saja," jelas Hendri.

Namun, Hendri menyatakan manajemen sebenarnya berharap ada 'keajaiban' dalam pertemuan itu, yakni kompetisi bisa digelar lagi.

"Tentu saja kami berharap kompetisi bisa bergulir lagi. Dan semua itu tergantung dari pertemuan berikutnya dengan PT LI. Kami masih menunggu info pertemuan itu," tukasnya.

Meski tim belum bubar, namun pemain telah diliburkan hingga dua mingguan, sampai ada keputusan lanjutan. Artinya, aktivitas latihan Bima Sakti dkk berhenti total, meski tim belum bubar.

"Ya paling tidak, pemain tak ada latihan selama 2-3 minggu dulu. Apakah tim ini dipertahankan atau dibubarkan, ini semua akan diputuskan oleh manajemen," ungkap pelatih Persegres Liestiadi dalam kesempatan terpisah.

Persegres Gresik UnitedQNB League

Berita Terkini