Hitam Putih Ryan Joseph Giggs
Berikut hitam putih perjalanan Ryan Joseph Giggs sebagai pesepakbola:
- Melakoni laga sebanyak 963 pertandingan dan mencetak 168 gol untuk Manchester United. Dari 963 laga itu, Giggs menyumbang 1 Piala Dunia antar klub, 1 Piala Intercontinental, 2 titel Liga Champions, 13 titel Liga Inggris, 4 Piala FA, 3 Piala Liga, 1 Piala Super Eropa, 9 Community Shields.
- Untuk gelar pribadi, 1 PFA Player, 1 BBC Sport Personality, 1 PFA Team of the Century, 10 PFA Team of the Year.
- Pernah bergabung ke Manchester City School of Excellence.
- Belum pernah mencicipi gelaran Piala Dunia sepanjang karirnya membela timnas Wales.
- Ryan Giggs ialah duta UNICEF untuk masalah ranjau darat yang banyak terkena anak-anak di negara-negara konflik seperti di benua Afrika.
- Sejak ia bermain untuk level klub, Ryan Giggs ternyata tidak pernah mendapat kartu merah.
- Nama ia waktu lahir sebenarnya adalah Ryan Wilson, mengikuti nama sang ayah, Danny Wilson yang pernha menjadi atlit liga Rugby Wales namun saat orang tuanya bercerai, Giggs lebih memilih untuk tanggalkan nama Wilson dan lebih memilih nama Giggs, nama dari keluarga ibunya.
- Pernah tersandung kasus perselingkuhan dengan istri dari saudaranya, Rhodri. Kasus ini sendiri terungkap ke media usai Rhodri muncul untuk membeberkan kasus perselingkuhan itu yang ternyata sudah selama 8 tahun.
- Menyukai olahraga Yoga. Giggs bahkan sempat merilis video tentang Yoga. Olahraga ini yang disebut Giggs sebagai faktor utama soal kebugaran tubuhnya.
- Karier pertama Giggs lebih tua dari Liga Primer Inggris. Penampilan perdana datang di divisi pertama pada 2 Maret 1991, setahun sebelum Liga Primer didirikan.
- Giggs mendapat gelar Order of British Empire (OBE), dua tingkat di bawah gelar knighthood yang boleh menggunakan jabatan "Sir", dari Ratu Inggris 2007 lalu karena jasa dan pengabdiannya pada sepakbola Inggris. David Beckham dan Alan Shearer juga mendapat gelar yang serupa.
- Sir Alex Ferguson tidak mengizinkan Giggs untuk berbicara dengan jurnalis sampai berusia 20. Wawancara besar pertamanya bersama Des Lynam di Match of the Day pada musim 1993-1994.