x

3 Cara Ini yang Dapat Loloskan Bayern Muenchen

Jumat, 8 Mei 2015 15:55 WIB
Penulis: Yohanes Ishak | Editor:

Pelatih Bayern Muenchen, Pep Guardiola datang dengan penuh keyakinan ke markas Barcelona, dengan mengatakan dirinya datang untuk meraih kemenangan. Pep sendiri merupakan mantan idola di kubu El Barca, baik sebagai pemain maupun pelatih. Namun, bersama tim barunya justru Pep dibuat babak belur oleh mantan anak asuhnya sendiri.

The Bavarians dipermalukan dengan skor mencolok 3-0 sehingga pada leg  kedua nanti Philipp Lahm dkk harus mencetak setidaknya empat gol lebih demi meloloskan diri ke partai puncak yang digelar di Berlin pada tanggal 7 Juni 2015 mendatang.

Namun, sepertinya upaya tersebut dapat dikatakan tidak mudah. Pasalnya, trisula MSN (Messi-Suarez-Neymar) sedang berada dalam peforma terbaiknya dan pastinya Blaugrana juga ingin membalas dendam saat mereka dibantai 4-0 di Allianz Arena dua tahun yang lalu.

Asalkan fokus dan mampu menggencarkan berbagai serangan, peluang untuk Muenchen menyusul ketertinggalan mungkin masih terbuka lebar walau Barcelona bukanlah tim kacangan. Berikut ini merupakan tiga syarat yang diberikan oleh pendukung mereka, FCBFI, agar dapat mengalahkan pasukan Luis Enrique di semifinal pada leg kedua


1. Mental Harus Ditingkatkan

Bermain di kandang sendiri, tentunya menjadi salah satu modal berharga untuk Muenchen. Menurut Gustami, salah satu member FCBFI sekaligus koordinator futsal, para pemain Muenchen harus memiliki mental lebih agar dapat bermain dengan maksimal.

"Yang pertama dan paling penting itu dari mental, baik itu dari pelatih ataupun pemain. Meskipun tertinggal, mereka harus punya keyakinan, harus pede saat bertanding nanti," ujar Gustami kepada INDOSPORT.


2. Kekompakkan Antar Pemain

Tidak hanya diminta meningkatkan mental mereka, skuad Bayern Muenchen juga diharapkan kompak saat menjamu Blaugrana. Menurutnya, lini pertahanan  Muenchen cukup lengah dan sektor penyerangan mereka sedikit berantakan akibat absennya "Robbery".

"Kedua mereka harus memiliki kekompakkan. Karena kemaren pas dilihat, lini pertahanan kita agak lengah dan lini depan juga agak berantakkan. Mungkin karena tidak ada, Robben dan Ribery,"  tambahnya.


3. Butuh Keajaiban

Harus diakui, Barcelona merupakan salah satu tim terbaik di Eropa bahkan dunia, mengejar defisit hingga empat gol tentu bukanlah perkara yang mudah termasuk tim sebesar Bayern Muenchen sekalipun. Menurut Gustami, tim favoritnya itu membutuhkan sebuah keajaiban untuk memenangkan pertandingan tersebut. Dua tahun yang lalu Muenchen pernah melibas Blaugrana dengan skor 4-0.

"Yang pasti terakhir kita butuh sebuah keajaiban ya, kita tahu ini pertandingan sulit. Tapi saya yakin, Muenchen akan tetap menang," tutupnya.

BarcelonaLaLiga SpanyolBundesliga JermanLiga ChampionsBayern MunchenKomunitas Sehat

Berita Terkini