(VIDEO) Mengenal Maria Pombo, Kekasih Morata yang Mempesona
Alvaro Morata telah menjadi pahlawan usai torehan golnya di gawang Real Madrid mengantarkan Juventus ke babak final Liga Champions. Namun jauh sebelum sepakan keras Morata mengoyak gawang Casillas, Morata sudah lama menjadi pahlawan bagi Maria Pombo.
Maria Pombo adalah gadis biasa yang kerap menghabiskan waktu bersama teman-temannya untuk sekedar makan bersama atau bersenang-senang di klub. Gadis yang sempat mengenyam pendidikan di Michigan, Amerika Serikat, sebelum melanjutkannya di Madrid, juga tak jarang menari sedikit 'gila' saat berada di pesta. Pombo memang dikenal sebagai gadis ceria di kalangan teman-temannya.
Namun Pombo bukan gadis populer saat pertama kali bertemu dengan Alvaro Morata. Kecantikannya pun belum secemerlang saat ini, mamun Morata telah melihat kecantikan dan jiwa lembut Pombo saat orang-orang tak melihatnya.
Penampilan dan kebiasaan bersama teman-temannya tak berubah meski namanya mencuat setelah kekasihnya mulai bermain di tim senior Real Madrid. Lepas dari kawalan awak media dan intaian paparazzi, Pombo dengan rambut coklat, mata coklat-hijau berbinar dan senyuman manisnya, tumbuh menjadi gadis yang mempesona.
Namun seakan tak hirau dengan pesona yang dimilikinya, Pombo kerap bertingkah konyol yang memancing tawa. Dia sangat menikmati hari-harinya bersama teman, sepupu, dan Leo, anjing kesayangannya.
Wajah cantik dan tubuh rampingnya kini kerap menghiasi majalah dan layar kaca Spanyol. Memiliki tinggi 170 cm, dengan kecantikan bak pualam, Pombo menapaki karir di dunia modelling.
Namun dengan kesibukan barunya ini dia tetap menyediakan waktu bagi pahlawan hatinya. Jika Morata tidak ke Madrid, maka Pombo yang akan terbang menemuinya di Italia. Rasa sayangnya dia tumpahkan saat bertemu Morata.
Entah bagaimana kisah kasih mereka akan berakhir, tapi Pombo yang sangat menyukai anak-anak ini pernah membuat pernyataan yang menyiratkan keinginannya untuk segera memiliki anak, "Aku tak sabar memiliki anak sendiri." Akankah Pombo melahirkan anak dari benih Morata?
Jika tak berjalan-jalan di seputaran kota, keduanya bermesraan di pantai, yang merupakan tempat favorit Pombo. Sesekali Morata pun menemani Pombo bermain dengan Leo.
Morata kembali tampil sebagai pahlawan saat Juventus dijamu Inter Milan di San Siro tadi malam. Sepakannya yang tak mampu dihalau Handanovic di menit akhir laga membawa keunggulan bagi Bianconeri dalam laga bertajuk Derby D'Italia tersebut. Sukses ini tentu juga memberi kebanggaan bagi Pombo.
Menjelang laga Juventus kontra Barcelona di final Liga Champions Juni nanti, Pombo telah merapalkan doa untuk kesuksesan Morata. Dia akan menahan pekik saat sepakan Morata gagal menembus gawang Ter Stegen, atau meloncat kegirangan jika Morata berhasil mencetak gol seperti yang dia lakukan di gawang Madrid.
Pombo barangkali tak terlalu suka sepakbola. Tapi dia selalu memberikan dukungannya pada Morata, baik secara langsung di tribun penonton, atau lewat televisi bersama teman dan keluarganya.
Akankah Morata kembali tampil sebagai pahlawan dalam laga berikutnya, saat Juventus mengincar gelar Liga Champions atau Coppa Italia? Pombo tahu hal itu belum dapat dipastikan, namun yang pasti, Morata tetap menjadi pahlawan bagi Pombo, bagaimanapun penampilanya di lapangan hijau.