x

Krisis FIFA, Blatter Tolak Bertanggungjawab

Jumat, 29 Mei 2015 00:22 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha

Saat ini, 14 pejabat tinggi FIFA ditangkap petugas keamanan Swiss dan FBI atas dugaan praktek korupsi dan pencucian uang yang sistemik dan mengakar. Presiden FIFA, Sepp Blatter mengakui FIFA saat ini berada dalam kondisi sulit dan tak pernah terjadi sebelumnya. 

Dia juga mengakui banyak orang yang melempar tudingan bahwa dirinya terlibat dan bertanggungjawab dalam pusaran krisis tersebut. 

"Saya tahu banyak orang meminta tanggungjawab saya atas kejadian ini. Namun saya tak bisa memonitor semua orang setiap saat. Lagipula, jika orang berniat melakukan sesuatu yang salah, mereka akan menyembunyikannya," kata Blatter.

Menurutnya, penangkapan para pejabat teras FIFA tersebut telah merusak citra FIFA sebagai lembaga sepakbola tertinggi dengan sesuatu yang sangat memalukan. "Insiden (penangkapan) kemarin telah memberi bayangan suram pada sepakbola dan kongres," ucapnya.

"Kita tak bisa membiarkan reputasi sepakbola dan FIFA terjerumus lebih lama dan lebih dalam ke dalam lumpur. Ini harus berhenti disini," tambahnya.

Namun alih-alih mengundurkan diri, kejadian ini justru dimanfaatkan Blatter untuk mengkampanyekan dirinya yang bersaing di bursa presiden FIFA, untuk kelima kalinya, yang akan digelar hari ini, Jumat 29 Mei 2015, waktu setempat. 

"Kita memiliki kesempatan untuk menjalani jalan panjang dan melelahkan untuk mengembalikan kepercayaan. Kita telah kehilangan kepercayaan, dan harus mengembalikannya."

"Tanggungjawab organisasi akan jadi beban saya untuk menemukan cara memperbaikinya." 

FIFASepp Blatter

Berita Terkini