x

Diduga Atur Skor, Manajer Klub dan Pengurus PSSI Dipolisikan

Selasa, 16 Juni 2015 22:22 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha

Salah seorang mantan pelaku pengaturan skor sepakbola Indonesia berinisial BS, melaporkan beberapa kasus penyuapan pengaturan skor yang terjadi di ajang Indonesia Super League (ISL) kurun waktu 2000-2015 ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. 

Melalui kuasa hukumnya, Muhammad Isnur, BS mengungkapkan tudingan tersebut tak sekedar pepesan kosong karena dia memiliki sejumlah bukti dan saksi yang siap membuktikan kebenaran laporan tersebut. 

“Bukti yang diajukan ke Bareskrim sangat banyak, ada rekening Bank, beberapa rekaman, dan bukti transfer. Setiap kejadian kita sudah ada orang-orang yang mau memberikan saksi. Pertransaksi minimal 25-50 juta," kata Isnur.

Dengan alasan keamanan, Isnur enggan mengungkap identitas BS. Menurutnya, BS pernah mendapatkan sms dengan nada ancaman, bahkan keluarganya didatangi orang-orang tak dikenal.  

“Kami mau melindungi dia (BS) karena ada indikasi dia terancam, dan indikasi kasus ini tidak terungkap," ucapnya.

Meski demikian, Isnur menyebut bahwa BS pernah menjadi pemain sekaligus pelatih dalam sepakbola Indonesia. 

“Pekerjaannya (BS), dia pernah jadi pemain dan pelatih. Sekarang dia menjadi wiraswasta. Yang dilaporkan ada beberapa manager klub, pemain, dan pengurus PSSI, ini rangkaian kasus dari tahun 2000-2015," kata Isnur menjelaskan. 

"Kemungkinan tiap kasus tersangkanya akan berbeda-beda. Dia dalam kasus ini sebagai penghubung antara bandar dan orang yang akan dia tuju."

PSSIMafia Sepakbola

Berita Terkini