x

10 Pemain Ini Tak Bersinar di Chelsea

Rabu, 17 Juni 2015 10:58 WIB
Penulis: Yohanes Ishak | Editor: Anton Wishnu Wijiantoro

Tidak semua pemain mampu menunjukkan sinarnya bersama klub yang berbeda. Hal pertama yang menjadi dasar adalah, pemain itu mampu beradaptasi dengan baik bersama klub barunya.

Jika dia mampu bermain bagus seperti saat bermain dengan klub lamanya, selain faktor keberuntungan, pemain tersebut memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa. Namun sayangnya, jarang ada pemain yang memiliki kemampuan seperti itu.

Sulit untuk mengatakan siapa yang patut disalahkan, apakah pemain tersebut mengalami penurunan peforma atau gaya bermainnya tidak cocok dengan strategi klub barunya.

Di Liga Primer Inggris, Chelsea merupakan klub yang paling sering mendapatkan pemain yang kehilangan tajinya atau mengalami penurunan performa. Siapa sajakah mereka?

Berikut ini INDOSPORT akan merangkum 10 pemain tersebut sesuai yang dilansir dari (PFL). 


1. Mateja Kezman

Mateja Kezman bergabung dengan Chelsea dari PSV Eindhoven pada tahun 2004. Semasa bermain untuk PSV, pemain kelahiran Yugoslavia itu mampu mencetak 105 gol dalam 122 penampilan. Namun saat pindah ke Stamford Bridge, ketajamannya langsung hilang. Kezman hanya mampu mencetak 4 gol dalam 22 penampilan. Chelsea pun langsung melepas Kezman ke Atletico Madrid satu tahun kemudian.


2. Marko Marin

Marko Marin (Chelsea)

Saat datang ke Chelsea dari Werder Bremen pada tahun 2012, Marko Marin sempat disebut-sebut sebagai Lionel Messi-nya Eropa. Sepintas, gaya bermain Marin mirip dengan Messi. Namun sayang, pemain berusia 26 tahun itu gagal menembus tim utama. Pemain asal Jerman itu kalah bersaing dengan gelandang-gelandang Chelsea lainnya seperti; Eden Hazard, Willian, Oscar, Juan Mata, dan Frank Lampard. Marin lebih sering dipinjamkan ke klub lain.


3. Claudio Pizarro

Striker berkebangsaan Peru ini tiba di Stamford Bridge pada tahun 2007, setelah enam tahun sukses bersama Bayern Muenchen. Saat itu, ia adalah penyerang tajam dengan torehan 71 gol dari 174 penampilan. Niat The Blues untuk mendatangkannya saat itu ingin menduetkannya dengan Didier Drogba. Alih-alih ingin menciptakan duet tajam, Pizarro justru melempem dan hanya mencetak dua gol dalam 21 penampilan. Hal itulah yang membuat The Blues membuang Pizarro kembali ke Bundesliga Jerman.


4. Oriol Romeu

Oriol Romeu bergabung dengan Chelsea dari Barcelona pada tahun 2011. Kedatangannya, ditujukan sebagai penerus Michael Essien. Tiga tahun di Stamford Bridge, ia hanya diberi kesempatan tampil sebanyak 33 pertandingan, lalu dipinjamkan ke klub lain. Namun, duet Nemanja Matic dan Cesc Fabregas yang semakin padu tampaknya membuat Romeu harus benar-benar meninggalkan Chelsea.


5. Gael Kakuta

Chelsea menandatangani Kakuta dari Lens dengan berbau kontroversi. Itulah yang membuat mereka sempat terkena sanksi tak boleh melakukan transfer selama satu tahun. Setelah mendatangkannya dengan cara yang tidak baik, Kakuta justru dipinjamkan ke lima klub berbeda selama tujuh tahun.


6. Josh McEachran

Pemain berusia 22 tahun ini merupakan produk asli dari akademi Chelsea. Ia juga sempat disaingkan dengan gelandang Arsenal, Jack Wilshere. Namun sayang, banyaknya pemain gelandang berkualitas yang dimiliki The Blues membuat McEachran harus dipinjamkan ke sejumlah klub lain.


7. Fernando Torres

Nama Fernando Torres akan selalu diingat oleh pendukung Chelsea. Bukan karena permainannya yang mengangkat The Blues, tetapi justru sebaliknya. Penyerang asal Spanyol ini terus mendapat kritikan karena kehilangan insting mencetak gol. Padahal, semasa membela Liverpool dan Atletico Madrid, pemain asal Spanyol ini merupakan sosok yang perlu dijaga ketat oleh bek lawan.


8. Patrick van Aanholt

Setelah bergabung dengan tim senior Chelsea pada tahun 2009, Van Aanholt hanya diberikan dua kali penampilan pada musim perdananya. Setelah itu, secara terus-menerus, pemain asal Belanda ini dipinjamkan ke klub lain. Padahal, performa pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu tidaklah buruk. Ia hanya kalah bersaing dengan Ashley Cole. Kini, ia membela klub Liga Primer Inggris lain, Sunderland.


9. Yuri Zhirkov

Chelsea memboyong Yuri Zhirkov dari CSKA Moskow pada tahun 2009. Namun, gaya bermain Liga Primer Inggris yang cepat dan keras membuatnya kesulitan beradaptasi. Zhirkov pun dikembalikan ke Rusia dua tahun kemudian.


10. Andriy Shevchenko

Siapa yang tidak kenal dengan penyerang tajam, Andriy Shevchenko? Saat masih bermain untuk AC Milan, Sheva hampir tidak pernah absen untuk mencetak gol. Tidak heran pada masanya, pemain asal Ukraina itu disebut sebagai penyerang terbaik di dunia. Kepindahannya ke Chelsea pada tahun 2006 membuat karirnya menjadi turun drastis, bahkan saat dikembalikan ke AC Milan, ia juga tetap tidak menemukan permainan terbaiknya. 

Bursa TransferChelsea

Berita Terkini