x

5 Pemain Muda Berbakat di Serie A Musim 2015/16

Senin, 29 Juni 2015 18:36 WIB
Penulis: Randy Prasatya | Editor: Joko Sedayu

Pada Serie A musim 2015/16, pemain-pemain muda diyakini akan terus berkembang. Pasalnya para pemain muda banyak mendapat kesempatan bermain di Italia, bahkan klub-klub besar sekaliber Juventus, Lazio, dan Inter Milan mengandalkan pemain muda dalam skuad mereka.

Baca Informasi Terkini Copa America 2015 di sini.

Tingginya kesempatan bermain pemain muda di Serie A tidak lepas dari kemampuan klub-klub Italia dalam membeli pemain bintang. Klub-klub di sana masih kesulitan untuk mendatangkan pemain berlabel mega bintang, seperti Angel di Maria, Alexis Sanchez, atau bahkan Lionel Messi.

Wajib Baca
7 Pesepakbola yang Memiliki Rambut Aneh
4 Hal yang Wajib Dilakukan Cuadrado di Chelsea
5 Full Back Terbaik 2015 di Eropa
3 Suksesor Sergio Ramos di Real Madrid
(Galeri) Seksinya Kekasih Memphis Depay

Berkat permasalahan itulah, justru pemain-pemain muda di Serie A akan tetap mendapatkan menit bermain yang banyak. Berikut ini lima nama pemain muda di Serie A yang akan tetap berbahaya di musim 2015/16.

Baca Juga
Liga Indonesia | Liga Primer | Liga Champions | Bundesliga
La Liga | Serie A | Selebrita | Komunitas | Transfer Pemain


1. Paul Pogba - Juventus

Meski dibursa transfer kali ini ia kerap dirayu klub-klub besar, namun tak sedikit pula para rekan satu timnya yang menyarankan Pogba untuk tetap bertahan di Juventus. Seperti halnya senior Pogba, Patrice Evra.

Evra meyakini jika Pogba akan menjadi lebih berkembang lagi jika ia bertahan setidaknya satu musim lagi di Juventus.

Selama di Juventus, Pogba memang menjelma menjadi seorang superstar. Pemain 22 tahun ini telah mencetak 24 gol di semua ajang selama berkostum Juventus.


2. Felipe Anderson - Lazio

Kegemilangan Biancocelesti musim lalu tidak lepas dari penampilan apik Anderson. Gelandang 22 tahun tersebut mampu mengangkat prestasi Lazio hingga mampu menempati posisi ketiga klasemen Serie A dan berhak lolos ke babak playoff Liga Champions.

Di awal musim 2014/15, Anderson hanya menjadi pelapis Antonio Candreva dan Senad Lulic di tengah. Namun cedera Senad Lulic di paruh musim membawa berkah tersendiri bagi Anderson. Felipe Anderson mulai lebih sering mendapat kesempatan bermain sebagai starter.

Sejak ia mencetak gol perdana bagi Lazio saat mengalahkan Parma dengan skor 2-1, Anderson selalu menjadi pilihan utama di skuat Lazio 2014-2015. Bahkan ia mampu mencetak 4 gol dalam tiga pertandingan berturut-turut di Serie A yang membuat Si Biru Langit tidak terkalahkan dalam 6 laga.

Dengan resep ampuh Stefano Pioli, penampilan Felipe Anderson semakin mengkilap dan menjadikan ia sosok pemain kunci permainan Biancocelesti.


3. Mauro Icardi - Inter Milan

Allenatore Inter Milan, Roberto Mancini percaya bahwa Mauro Icardo memiliki sederet atribut untuk menjadi salah satu striker terbaik di dunia. Namun, Mancini menggarisbawahi hal tersebut hanya akan terealisasi bila sang pemain terus bekerja keras dan memiliki sikap yang baik.

Pemain berdarah Argentina ini memang terkenal sebagai pemain yang temperamental. Meskipun begitu, Icardi tetap mampu menunjukan diri sebagai pemain yang layak diperhitungkan ditengah perangainya.

Musim 2014/15, pemain yang rajin membobol gawang Buffon tersebut menjadi top skor Seria A bersama Luca Toni dengan 22 gol.


4. Domenico Berardi - Sassuolo

Pada saat mencetak empat gol melawan Milan, Berardi membuat sejarah baru di Serie A di mana ia menjadi pemain termuda kedua yang mampu membuat empat gol dalam satu laga, yang mana sebelumnya dilakukan Silvio Piola pada 1931.

Berardi juga menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencetak 4 gol ke gawang Milan dalam satu laga.

Berardi juga sempat mendapatkan penghargaan sebagai Best Player of the Serie B. Dan kemudian media-media setempat pun memberikan pujian kepadanya bahwa dia adalah calon bintang utama Sassuolo di kemudian hari.


5. Paulo Dybala - Juventus

Apakah Dybala akan bersinar di Juventus? Tentu saja ini akan menjadi pertanyaan yang menarik. Secara permainan, seharus Dybala tidak akan sulit menembus starting line up di Juventus. Pemain berdarah Argentina ini memang direkrut dalam upaya untuk mengantisipasi kepergian Tevez.

Kini Tevez telah benar-benar pergi dari Juventus. Tentu Dybala akan menjadi tulang punggung baru bagi Juventus di lini depan. Diyakini pula Dybala tidak akan mendapat perubahan peran di Juventus.

Serie A ItaliaPaul PogbaMauro IcardiFelipe AndersonPaulo DybalaDomenico Berardi

Berita Terkini