Ini 3 Alasan Sunrise of Java Cup 2015 Batal Digelar
Potret suramnya sepakbola Indonesia kembali terlihat. Turnamen mini Banyuwangi bertajuk Sunrise of Java Cup 2015 yang seharusnya di gelar di Banyuwangi pada 30 Juni hingga 5 Juli 2015 batal digelar.
Sebenarnya, persiapan 4 tim peserta sudah matang, bahkan 3 tim yang berasal dari luar daerah Banyuwangi telah siap hadir.
Bukan soal gelar atau kemenangan yang diraih, justru kekecewaan yang harus dibawa pulang para pemain Arema Cronus FC, Bali United Pusam dan Garuda All Star.
Sang tuan rumah, Persewangi Banyuwangi, juga harus menanggung kekecewaan yang sama. Kerugian melanda semua pihak yang terkait dalam turnamen mini Banyuwangi ini.
Banyak faktor yang menyebabkan turnamen tersebut batal digelar. Apa saja alasan tersebut. Berikut INDOSPORT merangkum sejumlah alasan batalnya turnamen SoJC 2015.
1. Tak Mendapat Izin Keramaian
Tidak adanya izin untuk melaksanakan pertandingan dari Kapolres setempat digadang-gadang sebagai salah satu faktor utama kegagalan penyelenggaraan turnamen ini.
Dari pihak kepolisian sendiri, mereka memiliki alasan khusus mengapa akhirnya tidak bisa mengeluarkan izin, yaitu untuk menjaga kekhusyukan pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan.
"Hal utama yang jadi pertimbangan Kapolres adalah menjaga kekhusukan ibadah di bulan Ramadan," ungkap Kompol Sudjarwo (Kabagops Polres Banyuwangi) seperti dilansir twitter resmi Persewangi Banyuwangi @Persewangi_BWI.
"Kami tak bisa menganulir apa yg sudah disepakati sejak awal berdasarkan surat edaran dan kami mendapat surat keberatan adanya turnamen ini. Sehingga kami tidak bisa memberikan izin," jelas Subandi (Kasubag Humas Polres BWI) melalui akun Persewangi Banyuwangi.
2. Kurangnya Koordinasi
Ketua Panitia Penyelenggara Sunrise of Java Cup 2015, Heryanto Aliong mengaku bahwa dirinya memang kurang komunikasi, sehingga turnamen ini harus dibatalkan karena kesiapan dari segi perizinan belum didapatkan.
Namun, persiapan lain mengenai penyelenggaraaan, sang Ketua mengaku telah siap 99% kecuali soal perizinan.
Akun twitter resmi Persewangi sendiri menyatakan kurangnya koordinasi dengan semua elemen menjadi salah satu faktor pemicu penyebab kegagalan penyelenggaraan SoJC 2015.
3. Panitia Kurang Berpengalaman
Ketua Panitia Penyelenggara Sunrise of Java Cup 2015, Heryanto Aliong mengaku bahwa dirinya memang belum berpengalaman dalam menyelenggarakan turnamen berskala nasional seperti itu.
Perlu kerja keras serta komunikasi yang lebih baik agar semuanya bisa berjalan lancar untuk penyelenggaraan even besar seperti Sunrise of Java Cup.
“Memang saya akui dalam hal ini kurang komunikasi dengan baik dan saya mohon maklum karena ini pertama kali bagi saya mengadakan even sekelas nasional. Dan butuh kerja keras serta komuikasi yang lebih baik agar bisa berjalan lancar," jelas Aliong seperti yang di kutip dari akun twitter Persewangi Banyuwangi @Persewangi_BI.