8 Pemain Gratisan Terbaik
Tidak selamanya saat bursa transfer klub-klub harus mengeluarkan uang dengan nominal yang besar jika ingin membeli pemain berkelas. Terkadang ada saat di mana sesuatu yang besar dapat diraih dengan harga yang murah atau bahkan gratis.
Kepindahan Andrea Pirlo dari AC Milan ke Juventus pada 2011 menjadi salah satu contoh perekrutan gratis yang menghasilkan keuntungan besar bagi klub penampung. Begitu halnya dengan Robert Lewandowski saat pindah dari Borussia Dormund menuju Bayern Munchen.
Untuk kali ini pun klub-klub masih disuguhkan dengan pemain-pemain yang berstatus free transfer, seperti Maxi Pereira, Andre-Pierre Gignac, Yevgen Konoplyanka, Philippe Mexes, Javier Saviola, Sergio Romero, Stephane Mbia, Giampaolo Pazzini, dan Abou Diaby.
Lalu siapakah nama-nama pemain berstatus free transfer yang telah mampu memberikan kontribusi yang baik bagi klub barunya?
1. Henrik Larsson
Jumlah gol Larsson di Barcelona memang tidaklah sebanyak yang ia ciptakan ketika di Celtic. Selama dua musim di Barcelona ia hanya mencetak 19 gol di seluruh ajang. Akan tetapi Barcelona harus berterima kasih dengan pemain berdarah Swedia ini.
Harus diakui, Larsson yang masuk di babak kedua menggantikan Mark van Bommel, memang tampil memesona. Pelatih Arsenal Arsene Wenger tak ragu untuk menyebut dia sebagai pemain Barca yang paling berpengaruh pada pertandingan itu. Larsson membuat dua assist yang menghasilkan dua gol kemenangan Barcelona.
2. Esteban Cambiasso
Ketika Real Madrid tak memperpanjang kontrak Esteban Cambiasso, namanya sempat diprediksikan akan segera menghilang. Namun ternyata kepindahannya adalah sebuah jalan yang menjadikannya legenda di Inter Milan, salah satu gelandang bertahan terbaik yang pernah dimiliki Inter.
Cambiasso sangat berjasa ketika Inter meraih treble winner pada 2010. Jose Mourinho yang kala itu menjadi pelatinya pun mengatakan jika Cambiasso adalah pria cerdas yang fasih berbahasa Inggris. Kemampuannya menguasai bahasa Inggis menjadi salah satu faktor yang membuatnya mudah beradaptasi.
3. Michael Ballack
Ballack dating ke Chelsea di tahun 2006. The Blues mendapatkan pemain berkebangsaan Jerman ini dengan status bebas transfer. Selama di Chelsea, Ballack langsung menjadi pilihan Jose Mourinho sebagai gelandang serang.
Bersama Chelsea, Ballack sukses mengantarkan Chelsea ke final Liga Champions untuk pertama kalinya di tahun 2008. Namun kala itu Chelsea harus tumbang dari Manchester United melalui drama adu pinalti.
4. Andrea Pirlo
Hingga saat ini belum ada seorang pemainpun di Juventus yang bisa menggantikan peran Pirlo. Pemain dengan berewok lebat itu seperti detak jantung Bianconeri, pengatur tempo sejati dan memimpin timnya tanpa harus banyak berlari.
Pirlo juga menjadi generasi pertama yang membawa Juventus mendulang kesuksesan di Italia pasca kasus Calciopoli.
5. Robert Lewandowski
Jika saja Borussia Dortmund menjualnya pada 2013 mungkin mereka bisa memperoleh dana tak kurang dari 30 juta Pounds. Namun mereka memilih untuk mempertahankan striker asal Polandia tersebut dan melihatnya bergabung dengan Bayern Muenchen dengan status bebas transfer.
Kedatangan Lewandowski juga membuat Mario Mandzukic harus angkat kaki dari Muenchen. Bersama Muenchen, Lewandowski mampu beradaptasi dengan cepat. Ia bermain sebagai penyerang tunggal dalam skema Pep Guardiola dengan mengoleksi 25 gol di seluruh ajang bersama Muenchen.
6. Miroslav Klose
Saat itu Lazio resmi mengumumkan kedatangan Miroslav Klose tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-33, pada 9 Juni 2011.
Selama memperkuat Lazio, Klose telah mencetak 56 di semua ajang dalam 140 pertandingan. Catatan tersebut merupakan jumlah gol terbanyak Klose. Selama membela Kaiserslautern, Werder Bremen, dan Bayern Muenchen, jumlah gol Klose selalu di bawah angka 56 gol bersama klub-klub Jerman itu.
7. Steve McManaman
Tak seperti kebanyakan pemain Inggris, Steve McManaman memiliki karir yang cukup cemerlang di Spanyol. Pemain asli didikan akademi Liverpool ini memutuskan untuk meninggalkan The Reds dengan status bebas transfer pada 1999.
Bersama Madrid, McManaman menjadi aktor yang bekerja keras menjaga keseimbangan antara lini belakang dan depan. Dirinya membantu Los Blancos memenangi dua gelar La Liga dan dua gelar Champions League.
8. Paul Pogba
Kepindahannya ke Juventus meninggalkan banyak penyesalan di benak para pendukung Manchester United. Kini Pogba menjadi pemain dengan bandrol yang teramat mahal.
Meskipun telah menjadi pemain mahal, klub-klub raksasa Eropa tetap rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk mendapatkan jasa pemain asal Prancis ini musim panas nanti. Barcelona menjadi klub yang sangat santer dikabarkan ingin menggaet Pogba.