PSSI Ragukan Menpora Tunduk Pada Hasil PTUN
Setelah mekanisme panjang pada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), akhirnya sidang kesepuluh sampai pada tahapan kesimpulan dari pihak tergugat dan penggugat. Walaupun keputusan akan mencapai final pada tanggal Selasa 14 Juli mendatang. Akan tetapi, jika nantinya sidang memenangkan PSSI, Arsito Pangaribuan meragukan kalau pihak Menpora akan tunduk pada hasil putusan tersebut.
“Tentang putusan nanti yang kita khawatirkan adalah kalau putusannya memenangkan PSSI. Apakah Pak Menteri mau berbesar hati untuk mencabut SK nya itu serta menghentikan segala kegiatannya. Sebagaimana yang sudah ada dalam Penetapan Penundaan. Itu yang menjadi fokus kami,” tuturnya
Pandangan yang dilontarkan kepada rekan rekan media ini didasarkan perihal pernyataan Menpora, Imam Nahrawi di sejumlah media yang dengan tegas menandaskan komitmen Menpora untuk tetap berjalan sesuai rencana dari apa yang diprogramkan walaupun nantinya keputusan PTUN mengalahkan usaha strategis yang diambil Kemenpora.
“Saya katakan ini, karena statement-statement Kemenpora belakangan ini yang mengatakan apapun Putusan Pengadilan dia akan jalan terus. Kemudian, dia bilang PTUN sudah dikondisikan oleh PSSI. Itukan pernyataan yang seolah-olah sudah menantang keputusan pengadilan, jelas-jelas merupakan contempt of court (menghina pengadilan), dia tidak perduli akan proses hukum,” tutup Aristo.
Seperti yang diketahui sejumlah masyarakat maupun kalangan sepakbola menanti mediasi agar pihak konflik PSSI dan Kemenpora bisa terselesaikan dengan musyawarah. Hakim Ujang Abdullah yang memimpin jalannya sidang penggugat PSSI dan Tergugat Menpora pun sudah merekomendasikan agar permaslahan ini segera diselesaikan dengan musyawarah diluar sidang. Kalau nanti sampai palu diketuk pasti ada pihak yang dirugikan baik penggugat dan tergugat.