Hukuman FIFA, Tak Surutkan AS Roma Kunjungi Indonesia
Kedatangan AS Roma ke Indonesia semdiri dikemas secara berbeda dari klub-klub atau tim yang pernah melakoni pertandingan di Jakarta. Pasalnya, Francesco Totti dan rekan-relannya tidak akan melawan timnas ataupun klub lokal. Skuad AS Roma akan dibagi menjadi dua tim, yaitu Red Team dan White Team.
Melalui sambungan Skype, Pelatih I Giallorossi, Rudi Garcia menjelaskan bahwa dia dan timnya akan sangat senang bisa berada di Indonesia, dan tidak masalah bagi AS Roma untuk bertanding di Indonesia. Selain itu, Francesco Totti cs pasti akan menunjukan yang terbaik bagi publik Indonesia
"Kita sangat senang bisa ke sana (Indonesia), kita akan bertemu dalam beberapa hari lagi. Tidak masalah untuk bermain di Indonesia, para pemain akan senang bertemu kalian, dan mereka akan bertanding dengan baik. (Francesco) Totti akan datang, dan masih banyak yang lainnya," kata Rudi Garcia kepada wartawan melalui sambungan Skype.
Selain itu, Chief Executive Nine Sports, Arif Putra Wicaksono menjelaskan bahwa kedatangan salah satu klub terbesar di Italia ini tidak lepas loby-loby yang terus dilancarkan Nine Sport, terlebih moment ini adalah moment terbaik untuk mengangkat popularitas klub asal ibu kota Italia itu.
"Kita terus loby dan yakini mereka, kita menjelaskan bahwa ini moment yang paling bagus. Apalagi 2015 ini tidak ada klub lain yang datang ke Indonesia, kalau mereka datang tajun ini, popularitas mereka akan selevel dengan Real Madrid," jelas Arif.
Sebelum Indonesia mendapat hukuman dari FIFA, AS Roma di jadwalkan akan melakukan pertandingan persahabatan dengan klub asal ibu kota Jakarta, Persija Jakarta. Namun setelah hukuman datang dari FIFA, pihak promotor mengganti format pertandingan tersebut.