Tidak Lagi Dibutuhkan River Plate, Aimar Putuskan Gantung Sepatu
Aimar sesungguhnya baru saja kembali bergabung dengan klub masa kecilnya pada bulan Mei lalu. Akan tetapi kini ia harus memutuskan untuk mengakhiri kariernya di usia 35 tahun.
"Kemarin, mereka menyarankan saya agar tak masuk daftar untuk Copa Libertadores, dan saya paham. Saya tak ingin menempati posisi yang kemungkinan akan diisi pemain lain. Jadi, saya memutuskan untuk bermain secara profesional," kata Aimar seperti dilansir Soccerway.
Di laga semifinal leg pertama, Gallardo memang sudah tidak memasukan nama Aimar ketika River Plate sukses menumbangkan Guarani 2-0. Sang pelatih merasa Aimar memang sudah sulit untuk tampil maksimal.
"Dia berkata pada saya sudah kelelahan, tetapi dia berusaha menyembunyikannya, karena masih memiliki keinginan dan antusiasme," ujar Gallardo.
Aimar memulai kariernya dari tim muda River Plate dan melakoni debut di tim utama pada musim 1996/1997. Dia dikenal sebagai seorang playmaker jempolan dengan skill mumpuni. Kemampuan dribbling, visi, dan kualitas umpan yang baik.
Dengan kemampuannya itu pun Aimar membuat direkrut Valencia tergoda dan membawanya ke Mestalla pada Januari 2001, sekaligus menjadi perjalanan karier pertamanya di Eropa.
Pada musim pertamanya, dia mengantarkan Los Che ke final Liga Champions meskipun timnya akhirnya kalah adu penalti dari Bayern Munich. Aimar kemudian ikut membantu Valencia memenangi dua titel La Liga, satu trofi Piala UEFA, dan satu trofi Piala Super Eropa.