Kalah Telak, Sampdoria Kena Tulah Presiden
Kekalahan telak dari vojvodina yang merupakan klub asal Serbia ini akan menjadi hasil terburuk Sampdoria di kompetisi Eropa. Atas hasil buruk itu pula pelatih Sampdoria, Walter Zenga dan presiden Massimo Ferraro, langsung meminta maaf.
Saat laga usai, Zenga langsung memimpin pasukannya untuk memberi penghormatan kepada para pendukung Sampdoria yang hadir. Akan tetapi upaya baik pasukan Il Samp ditolak mentah-mentah dari pendukung fanatic mereka.
Para ultras Blucerchiati ini justru membalas penghormatan dengan meneriaki timnya dan para pendukung meminta tim kesayangan mereka untuk segera pergi. Selain itu pula salah satu pendukung menolak hadiah sarung tangan yang diberikan Emiliano Viviano dengan cara melemparkannya kembali ke arah penjaga gawang berusia 29 tahun itu.
Atas sambutan negatif yang diberikan para pendukung pun Zenga berteriak agar para pemain tidak disalahkan: "Ini salahku. Salahkan aku! Jangan salahkan para pemain," demikian ucapan Zenga.
Akibat melihat kejadian itu pun Ferraro selaku Presiden Sampdoria langsung turun tangan ikut menenangkan para pendukung dengan mencium syal Sampdoria yang melingkar di lehernya.
Ironisnya hasil yang didapat Sampdoria ini merupakan tulah dari ucapan Ferraro sehari sebelum pertandingan itu berlangsung. Saat itu dengan sedikit sombong Ferraro berkata: "Tuhan mengirimkan kepada kita Vojvodina sehingga kita bisa mengalahkan mereka dengan skor 4-0."
Pada leg kedua di Novi Sad, Kamis (6/08/15), Sampdoria harus berjuang mati-matian dan sedikit mengharapkan keberuntungan untuk dapat melaju ke babak selanjutnya.