x

Neymar Harus Diasingkan dari Skuad Barcelona

Kamis, 13 Agustus 2015 13:08 WIB
Editor: Anton Wishnu Wijiantoro

Seorang dokter Barcelona, Dr. Marta de Quixano, mengutarakan bahwa Neymar berisiko menularkan penyakit gondok kepada rekan setimnya. Pemain internasional Brasil itu diistirahatkan secara terpisah selama 15 hingga 24 hari.

Gondok atau istilah medisnya paroritis, bisa dengan mudah menyebar lewat kontak langsung seperti air liur, serta makan/minum dari gelas atau piring yang sama dipakai si penderita. Artinya, tim medis Barca kini tengah was-was memantau kondisi para punggawa Barcelona.

Tindakan pencegahan harus segera diambil. Neymar diisolasi dari orang-orang terdekat. “Isolasi dilakukan terutama alat-alat yang bisa mengirimkan air liur, istirahat, dan pengobatan simtomatik, karena tak ada pengobatan lain,” kata De Quixano.

Penyakit gondok bisa diobati dengan berbagai cara, tergantung pada faktor benjolan, gejala, dan penyebab dasar. Tiga jenis pengobatan diantaranya adalah terapi pergantian hormon, menurunkan kadar hormon tiroid, terapi yodium radioaktif, dan operasi.

Rentang pemulihan dilakukan antara dua hingga tiga pekan. Gondok terkadang sulit ditemukan penyebabnya karena sangat beragam. Namun, ada beberapa faktor yang umumnya memicu penyakit itu.

Penyakit gondok dapat terjadi karena kinerja kelenjar tiroid yang berlebihan (hipertiroidisme) atau menurun (hipotiroidisme) yang mempengaruhi kadar hormon, kekurangan yodium (iodin), dan merokok. Asap tembakau mengandung senyawa tiosianat yang dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam memanfaatkan yodium.

Di samping penyebab umum di atas, gondok juga dapat terjadi akibat pengaruh kanker tiroid, inflamasi kelenjar tiroid akibat infeksi virus, bakteri, obat-obatan tertentu, perubahan hormon karena pubertas, kehamilan, menopause, dan pengaruh obat litium yang biasa dipakai untuk menangani depresi dan gangguan bipolar.

Neymar sendiri telah divaksinasi dengan cakupan dosis pertama yang biasa mencapai 94%. “Ini sangat langka karena (gondok) biasanya dialami oleh anak-anak,” ujar De Quixano. “Ada masa di mana satu serotipe dalam vaksin kurang efektif digunakan.”

NeymarBarcelonaLaLiga Spanyol

Berita Terkini