x

Gavin Kwan Adsit, Si Ganteng yang Jago Surfing

Sabtu, 22 Agustus 2015 18:33 WIB
Penulis: Devi Novitasari | Editor: Irfan Fikri

Salah satu pemegang pemain terbaik dalam HKFA di Hongkong tahun 2013 ini, kini bermain dengan Persipasi Bandung Raya untuk turnamen Piala Presiden 2015. Siapa sangka pesepakbola muda berbakat ini tak hanya lihai menggiring bola, tetapi dirinya juga pandai mengendarai air.

Ya, Selain bermain sepakbola, Gavin dikenal rutin berselancar setiap ia pulang ke kampung halamannya, Bali. Kehidupannya di dunia sepakbola masih terus berlanjut. Meski karier

Gavin di timnas tidak terus cemerlang, dia memutuskan untuk berkarier di luar negeri untuk mencari pengalaman.

Gavin sempat bermain untuk tim cadangan klub Liga Rumania, CFR Cluj dan sempat memperkuat Neindorfer TSV U-19. Mantap merumput di luar, Gavin kembali ke tanah air untuk memperkuat Mitra Kukar. Namun ketika kembali ke Indonesia karirnya harus sempat terkatung karena berhentinya laga di Indonesia akibat sanksi FIFA.

Perjalanan pesepakbola muda ini telah mengalami masa naik turun dalam karirnya. INDOSPORT mencoba merangkum perjalanan karir Gavin di dunia sepakbola serta kehidupan lainnya. Berikut rangkumannya:


1. Keluarga Penggila Bola

Gavin Kwan Adsit

INDOSPORT: Bagaimana awalnya bisa terjun ke dunia sepakbola?

GAVIN: Saya mulai dikenalkan sepakbola sejak kecil karena kedua kakek saya memang penggila bola, orangtua saya juga demikian.

INDOSPORT: Sejak kapan mulai main bola?

GAVIN: Saya mulai bermain bola sejak umur 3 tahun. Lalu saya ikut sekolah bola, SSB pertama di Bali bersama Wolfgang Pikal umur 7 tahun. Dari situ karena permainan saya bagus, saya masuk All Star SSB umur 8 tahun.

INDOSPORT: Kapan mulai fokus ke sepakbola?

GAVIN: Saya mulai fokus di sepakbola sejak masuk timnas U-16.

Sebelumnya saya memang sudah bermain di SSB Villa 2000 tetapi waktu  itu masih belum terlalu fokus dengan sepakbola. Masih menjalani  sekolah dan lain-lain.

INDOSPORT: Kapan masuk timnas?

GAVIN: Saya masuk timnas U-16 tahun 2011. Sejak saat itu saya mulai fokus bermain sepakbola. Lalu karena permainan saya bagus dan  berhasil lolos seleksi saya kembali masuk timnas U-17 dan U-18.


2. Hobi Selancar

INDOSPORT: Bagaimana dengan kegiatan diluar sepakbola?

GAVIN: Sewaktu sekolah dulu, selain bermain sepakbola saya juga suka bermain basket, renang. Dulu juga pernah mengikuti cross country juara 1, saya juga suka olahraga atletik, bilyard dan surfing.

INDOSPORT: Selama off-season biasanya menghabiskan waktu kemana?

GAVIN: Saya paling senang pulang kerumah. Bisa berkumpul bersama keluarga. Karena rumah di Bali, saya sudah terbiasa dengan lingkungan surfing, kalau pulang saya biasanya pasti surfing dan ini saya lakukan hingga sekarang.

INDOSPORT: Kenapa tidak meneruskan untuk menjadi pro surfer?

GAVIN: Saya merasa tidak sebagus peselancar lain. Tapi saya memang suka dengan surfer, jadi ini hanya untuk hobi saja. Saya lebih cinta dengan sepakbola, jadi saya lebih fokus untuk sepakbola saja.

INDOSPORT: Bagaimana dengan kegiatan selain olahraga diluar sepakbola?

GAVIN: Saya juga suka musik. Dulu sewaktu sekolah dari SMP hingga SMA saya punya band. Posisi saya sebagai basist. Kurang lebih saya bermain selama 2 tahun. Saya menyukai musik-musik beraliran jazz.


3. Idolakan Cristian Ronaldo

INDOSPORT: Siapa pesepakbola idola kamu?

GAVIN: Untuk pesepakbola internasional, saya mengidolakan Cristian Ronaldo. Permainan dia sangat bagus. Tapi saya juga melihat permainan pemain-pemain lain untuk belajar agar jadi lebih baik.

INDOSPORT: Bagaimana dengan pemain Indonesia?

GAVIN: Banyak pemain idola saya, salah satunya BP. Saya senang bisa bermain bersama dia waktu itu saat off season di MSG.

INDOSPORT: Pengalaman paling berkesan selama bermain sepakbola?

GAVIN: Saya senang bisa menjadi pemain profesional karena tidak semua bisa jadi pemain profesional. Ini merupakan pengalaman berkesan buat saya.

INDOSPORT: Apa tantangan terberat selama bermain sepakbola?

GAVIN: Sewaktu di Jerman, pertama kali saya latihan disana tubuh saya belum mampu menyesuaikan diri. Saya mengalami cedera engkel karena cuaca dingin hingga tenden saya robek. Karena hal itu saya jadi harus istirahat dari sepakbola selama 3-4 minggu.

INDOSPORT: Lalu bagaimana dengan sekolahnya waktu itu?

GAVIN : Sekolah pasti terganggu, namun buat saya itu sebagai resiko yang harus saya terima karena semuanya pasti ada resikonya. Karena sepakbola.


4. Cita-cita Arsitek

INDOSPORT: Jika nanti sudah pensiun dari sepakbola, punya rencana apa?

GAVIN: Ingin punya perusahaan sendiri. Saya juga dulu pernah punya cita-cita jadi arsitek. Namun karena lebih memilih sepakbola, nanti saya akan coba bangun perlahan-lahan.

INDOSPORT: Rencananya ingin punya perusahaan berbasis apa?

GAVIN: Jika tidak bisa menjadi arsitek mungkin bisa membangun bisnis mengenai arsitek atau mungkin akan lebih ke hal-hal yang berbau olahraga saja, karena saya menggeluti bidang olahraga. Jadi biar lebih mudah untuk membangunnya. Untuk arsitek sendiri akan saya coba untuk belajar sedikit- sedikit.

Timnas U-17Gavin Kwan Adsit

Berita Terkini