x

10 Calon Topskorer Serie-A Musim Ini

Minggu, 23 Agustus 2015 21:25 WIB
Editor: Sangka Wentar Pujaningrat

Juventus mungkin diunggulkan semua orang untuk meriah scudetti-nya yang ke lima secara beruntun, namun beda dengan top-scorer yang akan sangat sulit diprediksi.

Tiap tahun Serie-A menghasilkan para Capocannonieri yang berbeda, hal tersebut membuktikan betapa sulitnya mencetak gol di kompetisi tertinggi negeri spaghtetii itu.

Musim lalu, penyerang gaek Luca Toni serta talenta muda asal Inter Milan Mauro Icardi menjadi top-scorer bersama dengan torehan 22 gol.Musim ini persaingan akan lebih sengit dengan bertambahnya beberapa penyerang baru.

Berikut 10 daftar kandidat pencetak gol terbanyak di Serie-A menurut Footyjokes.

Siapa saja mereka? INDOSPORT menyajikannya untuk Anda.


1. Stevan Jovetic

Inter mendatangkan Jovetic dari Manchester City dengan status pinjaman, meski demikian penyerang asal Serbia terlah berpengalaman di Serie-A bersama Fiorentina sebelumnya.

Jojo akan membuktikan ketangguhannya di Serie-A usai disia-siakan di London selama dua musim. Hal tersebut akan memacunya untuk bersaing dalam tabel pencetak gol terbanyak.


2. Khouma Babacar

Mungkin Mohamad Salah yang musim lalu menjadi idola para penggemar Fiorentina, namun sebenarnya kontribusi Babacar tidak kalah besar bagi La Viola.

Pemain berusia 22 tahun mencetak 9 gol musim lalau di Seri-A. Melihat angkanya mungkin memang bukan angka yang besar, namun ia merupakan top skorer bagi klubnya.


3. Mattia Destro

Karena Ciro Immobile tampil buruk bersama Borussia Dortmund musim lalu, dan suramnya nasib Mario Balotelli, maka Italia butuh penyerang baru. Hal ini ada pada diri Mattia Destro.

Pemain yang menimba ilmu di akademi Inter tersebut memiliki kauliats sebagai seorang juru gedor sejati. Insting dan penempatan posisi yang bagus merupakan kelebih Destro.


4. Luca Toni

Istilah tua-tua keladi atau 'laksana minuman anggu, makin tua makin nikmat' memang cocok disematkan kepada Toni yang musim lalu menjadi top-skorer pada usia 38 tahun.

Pemain yang doyan berpindah-pindah klub ini sebelumnya juga menjadi pencetak gol terbanyak Serie-A 2005-2006, dan Bundesliga 2007-08. Hal itu membuktikan betapa berbahayanya Toni di depan gawang.


5. Domenico Berardi

Berardi merupakan salah satu pemain yang paling mengejutkan di Serie-A musim lalu. Pemain sayap ini mencetak 15 gol dan 10 asisi bagi Sassuolo.

Dengan perginya Simone Zaza ke Juventus, makan Berardi akan menjadi tumpuan utama Sassuolo mendulang gol. Hal ini akan memperbesar peluangnya bersain di papan tok-skor.


6. Jeremy Menez

Musim lagu Menez merupakan mutiara bagi AC Milan. meski Il Diavolo Rosso secara tim tampil jelek sepanjang musim. Menez mencetak 16 gol musim lalu.

Mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut, dapat bermain di posisi sayap maupun penyerang tengah. Hal itu membuatnya menjadi penyerang fleksibel yang bisa mendulang gol dari berbagai sudut.


7. Carlos Bacca

AC Milan yang sangat limbung musim lalu beruntung bisa mendapatkan Bacca dari Sevilla dengan harga 30 juta Euro, meski Liverpool dan Arsenal juga menginginkan pemain asal Kolombia.

Dua tahun bersama Sevilla, Bacca mencetak 34 gol dalam 71 pertandingan di La Liga.


8. Gonzalo Higuain

Dua musim pertama Higuain di Napoli terlihat bahwa pemain asal Argentina tersebut belum mengeluarkan seluruh potensinya. Kini mantan pemain Real Madrid akan bermain sepenuh hati untuk mendulang banyak gol.

Sejak didatangkan dari Santiago Bernabeu 2013 silam, Higuain telah mencetak 35 gol dari 69 penampilan bersama Napoli.


9. Mauro Icardi

Musim lalu Inter memang gagal bermain baik dan terlempar di papan tengah classifica. Meski demikian Icardi tampil gemilang dan menjadi pencetak gol terbanyak paling muda dalam sejarah Serie-A.

Dengan kedatangan Jeffrey Kondogbia dan Jonathan Biabiany ke Giuseppe Meazza, akan membuat Icardi kebanjiran suplai bola dari lini tengah. Tentu saja meningkatkan peluangnya menjadi top-skorer dua musim beruntun.


10. Mario Mandzukic

Dengan pulangnya Carlos Tevez ke Argentina, Juventus langsung mencari pengganti yang sepadan, dan pilihan itu jatuh kepada Mandzukic. Alasannya penyerang asal Kroasia merupakan lumbung gol bagi tim-tim yang dibelanya.

Musim lalu Mandzukic mencetak 25 gol bagi Atletico Madrid di semua ajang, hal tersebut sudah lebih dari cukup menjelaskan ketajaman mantan penyerang Bayern Muenchen.

Mario MandzukicInter MilanJuventusMauro IcardiStevan JoveticLuca Toni

Berita Terkini