x

(VIDEO) 3 Raja 'Bengal' di Manchester United

Selasa, 25 Agustus 2015 12:37 WIB
Editor: Galih Prasetyo

Saat Manchester United dilatih oleh Sir Alex Ferguson sejumlah talenta berprestasi bermain untuk Manchester United. Mereka memberikan banyak gelar untuk klub yang bermarkas di stadion Old Trafford tersebut. Namun tak hanya prestasi yang diberikan, sejumlah pemain tercatat menjadi buah bibir di media karena sikapnya yang kontroversial. 

Mereka kemudian dicap sebagai pemain bengal yang sulit diatur. Hanya tangan dingin Sir Alex yang kemudian membentuk sejumlah pemain menjadi lebih dewasa dalam bersikap, baik di dalam dan di luar lapangan. 

Tidak hanya zaman Sir Alex muncul pemain bengal, jauh sebelum Sir Alex melatih juga terdapat pemain yang membuat pusing direksi Manchester United karena sifatnya. Namun dari deretan pemain bengal di Manchester United, 'rekam jejak' nakal mereka masih kalau jauh jika dibandingkan dengan tiga pemain berikut ini. Siapa saja mereka? 

Berikut 3 raja bengal di Manchester United versi INDOSPORT


1. Eric Cantona

Pemain asal Prancis yang mendapat julukan dari Manchurian sebagai 'King' ini memiliki rekam jejak tak hanya soal prestasi namun juga prestasi datangkan berita kontroversial. Namun dari semua sisi kontroversialnya, yang akan terus dikenang ialah tendangan kung fu Cantona ke arah fans bernama Simmons Mathew pada laga Manchester United vs Crystal Palace, 25 Januari 1995 silam. 

Saat itu Cantona sedang berjalan keluar lapangan usai diusir wasit Alan Wilkie karena mengasari pemain Palace saat itu, Richard Shaw. Kejadian berlangsung cepat, Cantona melompati pagar pembatas dan daratkan kakinya tepat ke arah dada, Mathew. Tak hanya tendangan, Cantona pun sempat layangkan satu kali pukulan ke arah Mathew.

Ia pun mendapat hukuman 120 jam kerja sosial. Media Inggris menyerangnya habis-habisan. Hanya Sir Alex yang sukses membujuknya mau bermain kembali usai tak ada satupun media yang memihak dirinya. 

Eric Cantona memutuskan pensiun dari sepakbola pada 1997 silam. Cantona pensiun dari sepakbola usai membela Manchester United sebanyak 143 laga dan mencetak 64 gol. Selama berkarir di Red Devils, Cantona mempersembahkan 4 gelar liga Inggris, 2 Piala FA dan 3 Charity Shield. 


2. Roy Keane

Usia Cantona pensiun dari sepakbola dan Manchester United, Sir Alex Ferguson memberikan ban kapten kepada pemain bengal lain di kubu Manchester United. Pesepakbola yang berasal dari Republik Irlandia yang memiliki karakter dan sifat keras, Roy Keane. Jika dihitung pemberitaan mengenai sisi liar Roy Keane, mungkin tidak seberapa dengan torehan gelar yang ia berikan untuk Manchester United. 

Selama berkarir untuk Manchester United, Keane tercatat pernah adu fisik dengan eks kapten timnas Inggris dan Newcastle United, Alan Shearer, eks kapten Prancis dan Arsenal, Patrick Vieira, eks penyerang Liverpool dan timnas Inggris, Robie Fowler hingga aksi brutalnya kepada Alf-Inge Haaland atau pemain lain. Di level timnas, ia sempat dipulangkan oleh pelatih timnas Republik Irlandiam Mick McCarhty saat Piala Dunia 2002. 

Usai pensiun pun, aroma tak bersahabat Keane tetap ia pertahankan. Ia kerap melontarkan kalimat permusuhan kepada mantan pelatihnya, Sir Alex Ferguson atau sekedar lemparkan kritik karena permainan buruk Manchester United. 


3. George Best

Lahir dan dibesarkan di Belfast, Irlandia Utara, Best memulai karier klubnya di Inggris dengan Manchester United yang sudah mengetahui bakatnya pada usia 15 tahun. Dia kemudian mencapai kesuksesan bersama United dengan mencetak 179 gol dari 470 penampilan selama lebih dari 11 tahun. 

Di luar kemampuan hebat dan prestasi yang ia torehkan, Best tetap manusia yang tak luput dari dosa. Best tercatat sebagai pemain yang gemar mengadakan pesta. Best bahkan pernah berujar bahwa ia menghabiskan 90% dari uang untuk wanita dan alkohol. Selain itu, Best pun mengatakan mobil mewah menjadi barang yang wajib ia beli untuk menaikan statusnya sebagai selebritis lapangan hijau. 

Best bahkan pernah mengadakan pesta miras saat ia dipanggil masuk timnas Skotlandia. Tak tanggung-tanggung, selain mengundang pemain Skotlandia untuk mabuk, Best juga mengajak pemain Rubgy timnas Prancis. Ia juga miliki catatan kriminal karena mabuk saat menyetir mobil. 

Saat tua, penyakit infeksi ginjal menyerangnya. Ia pun wafat pada 25/11/2005 lalu karena penyakit tersebut. Anak Best dari pernikahan pertamanya, Callum Best mengatakan kecanduan alkohol membuatnya harus kehilangan sosok yang berarti untuk hidupnya, "Itu seperti seorang pecandu heroin," kata Callum. 

Manchester UnitedSir Alex FergusonRoy KeaneEric CantonaGeorge Best

Berita Terkini