5 Alasan Arsenal Takkan Juara Liga Inggris Musim Ini
Arsenal kerap dianggap sebagai tim yang jago finish di empat besar di klasemen akhir Liga Primer Inggris setiap musim. Inkonsistensi menjadi salah satu alasan skuad asuhan Arsene Wenger sulit bersaing dengan para rivalnya yang terus berkembang.
Meski dalam 2 musim terakhir The Gunners selalu berjaya di pentas Piala FA, namun Arsenal kerap mendapatkan hasil yang kurang memuaskan di pentas Liga Primer.
Memasuki musim 2015/16, Arsenal tak banyak melakukan perombakan skuad di bursa transfer. Mendatangkan Petr Cech dari Chelsea mungkin menjadi satu-satunya cerita yang cukup heboh pada bursa transfer The Gunners musim ini.
Hadirnya Cech tentu tak akan banyak mengubah gaya permainan Arsenal seperti musim lalu. Peluang untuk mengejar gelar Liga Primer pun jadi semakin kecil melihat tak banyak perubahan di skuad Arsenal. Apa saja faktor yang menyebabkan Arsenal kembali tak akan meraih gelar Liga Primer musim ini? Berikut INDOSPORT mengulas 5 alasan Arsenal tak akan meraih gelar Liga.
1. Masalah Striker
Faktanya, hampir setiap tim hebat di dunia pasti memiliki sosok striker berkelas yang selalu memberikan kontribusi nyata bagi timnya. Lihat saja Barcelona yang memiliki Lionel Messi dan Luis Suarez, Real Madrid dengan Cristiano Ronaldo dan Chelsea yang memiliki Diego Costa.
Sementara Arsenal? The Gunners hanya memiliki Olivier Giroud dan Theo Walcott yang rentan cedera. Giroud tentu bukan merupakan tipe striker yang bisa membawa tim berbicara banyak untuk meraih gelar.
Harus diakui Arsenal memang memiliki lini tengah yang kreatif dalam diri Mesut Ozil, Santi Cazorla dan Aaron Ramsey. Namun, rasanya sia-sia jika lini depan tak bisa memanfaatkan dengan baik sejumlah kreasi dari para gelandang. Arsenal tampaknya butuh sosok striker seperti Karim Benzema.
2. Faktor Wenger
Keberadaa Arsene Wenger di Emirates Stadium sebenarnya sempat goyah karena tak kunjung membawa The Gunners meraih gelar Liga Primer Inggris.
Wenger pun kerap diminta para fans untuk berhenti menukangi Arsenal dan The Gunners diharapkan bisa mendatangkan pelatih anyar seperti Jurgen Klopp.
Dalam setiap laga besar, Wenger selalu membawa Arsenal tampil menguasai pertandingan. Namun, akhirnya tim lawan justru memenangkan pertandingan dengan meraih gol kebetulan.
Inkonsistensi Arsenal pun dianggap sebagai buah dari kegagalan Wenger membawa Arsenal tak mampu bersaing meraih gelar Liga Primer Inggris.
3. Tidak Cukup Kuat
Sepakbola adalah permainan indah. Meski tak semuanya sepakat soal hal tersebut. Namun, Wenger selalu ingin timnya memainkan sepakbola indah. Namun, The Gunners kerap kesulitan meraih kemenangan meski sudah memainkan sepakbola indah.
Banyak lawan sudah mengenali betul gaya bermain Arsenal. Tim lawan telah menemukan cara untuk melawan dan mematikan Arsenal yakni dengan cara itu disiplin bertahan dan membuat frustasi para pemain Arsenal.
Wenger kadang lupa untuk tetap menerapkan kekuatan fisik bersama dengan permainan indahnya. Wenger pun harus tahu bahwa tim 'Invincibles' 2005 yang ia miliki saat itu masih memiliki pemain sekelas Patrick Viera di lini tengah juga ada Dennis Bergkamp dan Thierry Henry.
Kini Arsenal memiliki skuad yang tak cukup kuat untuk bersaing di Liga Primer Inggris. Tak ada lagi pemain-pemain yang mumpuni untuk membawa Arsenal Berjaya.
The Gunners butuh pemain-pemain yang memiliki karakter seperti Sami Khedira, gelandang Chelsea, Nemanja Matic serta pemain anyar Manchester United, Morgan Schneiderlin yang bisa bahu membahu membangun kekuatan di lini tengah.
4. Tak Memiliki Daya Gedor
Hal yang dibutuhkan sebuah tim adalah daya gedor lini depan dengan banyaknya percobaan tembakan yang memungkinkan untuk mencetak gol. Jika sebuah tim sedikit melepaskan tembakan berarti peluang mencetak gol pun akan sedikit.
Begitu juga yang dilakukan Arsenal yang sedikit melepaskan tembakan. Dengan penguasaan bola yang hampir 70% di berbagai laga Arsenal, rasanya riskan jika lini depan jarang melepaskan tembakan yang mengancam.
Satu-satunya pemain Arsenal yang kerap mengancam kiper lawan dengan sejumlah tembakan adalah Alexis Sanchez. Sanchez mungkin adalah pemain terbaik di skuad Arsenal. Namun, Arsenal tak bisa jika hanya mengandalkan Sanchez sendiri di lini depan.
5. Kebijakan Transfer
Musim ini Arsenal tampak pasif dalam perburuan pemain. Praktis Arsenal hanya mendatangkan kiper Chelsea, Petr Cech.
Tak seperti biasanya, Arsenal hampir tak bergerak di geliatnya bursa transfer. Alhasil, Arsenal akan mengarungi musim 2015/16 dengan skuad yang hampir sama dengan musim lalu saat mereka gagal bersaing meraih gelar Liga Primer Inggris.