FIFA Ajukan Reformasi pada ExCo
Scala mengatakan bahwa beberapa standar ukuran yang dia berikan dalam proposal dapat langsung diterapkan ExCo pada pertemuan di Zurich dua minggu kedepan. Standar ukuran yang lain masih perlu untuk di voting oleh kongres FIFA yang mewakili 209 negara anggota.Tidak mengherankan jika proposal Scala ini akan mengurangi kekuatan pengaruh dari para ExCo.
"Terdapat beberapa realitas politik dan itu adalah hal yang benar. Tugas saya adalah untuk mengatakan kebenaran tersebut dan tanggung jawab ExCo adalah untuk melakukan kebenarannya," jelas Scale seperti dilansir dari nytimes.
"Terdapat beberapa isu sistemik yang perlu dialamatkan dan inilah yang membuat kita harus segera mereformasinya. Kita tidak bisa menunggu lagi," tambahnya.
Dari berbagai sarannya yang merupakan perbaikan secara klinis bagi struktur dasar sebuah organisasi, dia juga menyarankan bahwa FIFA butuh mempertimbangkan sebuah pendekatan agar dapat mengurangi potensi konflik kepentingan.Perlunya transparansi, pembatasan dalam masa menjabat serta batasan bagi pemangku kepentingan agar tidak menjabat dua posisi akan membantu mengurangi resiko untuk terjadinya korupsi dalam tubuh FIFA.
Sebagai kesimpulannya, Scala menyarankan untuk membagi ExCo kedalam dua bentuk terpisah yakni badan pengurus dan dewan manajemen. Badan pengurus yang akan menangani semua permasalahan strategi dan pengarahan kepada organisasi, sementara dewan manajemen akan menangani tanggung jawab harian.