4 Cara PSV Eindhoven Mematikan Depay
Memphis Depay telah berseragam PSV Eindhoven sejak tahun 2006, sebelum direkrut Manchester United pada bursa transfer musim panas tahun ini. Selang empat bulan Depay meninggalkan PSV, dia akhirnya kembali lagi ke Philips Stadium dengan status sebagai rival.
Kedatangan Depay ke kandang mantan klubnya itu pun menjadi hal yang menarik setelah pemain 21 tahun tersebut menyatakan komentar yang mengejutkan. Dia tak akan segan untuk berselebrasi jika berhasil merayakan gol ke gawang PSV.
Apa yang diinginkan Depay itu tentu saja bukanlah perkara mudah. Pasalnya, PSV adalah klub yang dibela Depay sejaka kecil, dan klub itu tentu sangat paham betul bagaimana membuatnya tak berdaya.
Berikut hasil analisa INDOSPORT tentang tiga cara yang akan dilakukan anak asuh Philip Cocu untuk mematikan Depay.
1. Menutup Rapat Sisi Kanan
Depay merupakan pemain yang memilik kekuatan pada kaki bagian kanan. Meski begitu, pemain kelahiran 1994 itu tidak diletakan di sisi kanan. Sebagaimana kebanyakan para pemain lainnya.
Dengan berposisi sebagai Invertied Winger atau posisi yang berlawan dengan kekuatan kaki, Depay justru dapat tampil sangat mematika. Dia sangat piaway menyisir sisi kanan pertahanan lawan untuk kemudian melakukan tusukan ke area tengah pertahanan lawan.
Maka untuk menghentikan permainan Depay yang seperti itu, Cocu dapat mengintruksikan pemainnya untuk tidak sesering mungkin meninggalkan pos sisi kanan pertahanan, atau pelatih PSV itu bisa juga untuk terus memberi marking kepada Depay.
2. Bermain Keras
Depay merupakan pemain yang memilik pelatih mentalitas khusus. Sebab, sejak di akademi PSV, pemain anyar Manchester United ini sering kali tidak dapat mengontrol amarahnya diusia yang masih muda.
PSV dapat memanfaatkan itu dengan memancing amarah Depay melalui permainan keras. Jika amarahnya terpancing, itu sudah pasti akan membuat sang pemain kehilangan konsenterasi yang baik dan tenang. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika Depay akan melakukan pelanggaran yang konyol hingga merugikan dia dan tim.
3. Memasang Inverted Fullback
Depay merupakan pemain yang dikenal dengan posisi Inverted Winger. Cara untuk menghentikannya pun dapat menggunakan dengan memasang inverted fullback. Misalnya dengan memindahkan fullback yang domianan dengan kaki kiri ke posisi kanan.
Cara ini memang cenderung ekstrim, tapi setidaknya ini untuk mengantisipasi jika Depay melakukan tusukan ke tengah, fullback berkaki kidal itu tidak akan mengalami kesulitan untuk menghentikannya, sebab dia akan berhadapan dengan Depay menggunakan kaki terkuat (kiri).
4. Memasang Dua Gelandang Bertahan
Cara ini mungkin akan lebih baik. Sebab dengan adanya dua pemain gelandang bertahan di depan empat bek PSV, Cocu bisa lebih tenang dengan timnya. Pasalnya dengan adanya dua gelandang bertahan tersebut, ini bisa menimbulkan kesulitan untuk Depay melakukan tembakan langsung saat sukses menembus sisi tengah pertahanan setelah menyisir melalui sisi lapangan.