x

Profil Klub Grup F Liga Champions: Anak Tangga Muenchen

Selasa, 15 September 2015 13:06 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha

Dibanding Dinamo Zagreb, Arsenal, dan Olympiakos, Bayern Muenchen merupakan tim terkuat yang menghuni Grup F. Olympiakos memang sempat membuat kejutan dengan mengalahkan Juventus, Atletico Madrid, Arsenal, dan Manchester United. Namun mereka bukan lawan bagi Bayern Muenchen. 

Jawara Bundesliga yang mengawali musim ini dengan digdaya lebih berpengalaman di pentas Eropa. Die Bayern juga menyandang status mentereng dengan menjadi salah satu tim yang meraih gelar Liga Champion terbanyak dengan koleksi lima trofi, seperti Barcelona. 

Karenanya Muenchen akan tampil gemilang di fase grup. Bagi tim asuhan Pep Guardiola, berada di grup F menjadi pijakan kokoh untuk melenggang mulus ke babak selanjutnya. 


1. Head to Head

BAYERN MUENCHEN

Muenchen – Dinamo Zagreb

Kedua tim belum pernah bertemu sebelumnya.

Muenchen - Arsenal

11/03/14 Muenchen 1-1 Arsenal (agg: 3-1) 
19/02/14 Arsenal 0-2 Muenchen    
    
Muenchen - Olympiakos

01/10/80  Muenchen 3-0 Olympiakos (agg: 7-2) 
17/09/80 Olympiakos 2-4 Muenchen 

DINAMO ZAGREB

Dinamo - Olympiakos

09/12/98 Dinamo 1-1 Olympiakos     
30/09/98 Olympiakos 2-0 Dinamo

Arsenal - Dinamo Zagreb

23/08/06 Arsenal 2-1 Dinamo (agg: 5-1) 
08/08/06 Dinamo 0-3 Arsenal 

Dinamo Zagreb - Muenchen

Kedua tim belum pernah bertemu sebelumnya.

ARSENAL

Arsenal - Muenchen

11/03/14 Muenchen 1-1 Arsenal (agg: 3-1) 
19/02/14 Arsenal 0-2 Muenchen 

Arsenal - Olympiakos

04/12/12 Olympiakos 2-1 Arsenal
03/10/12 Arsenal 3-1 Olympiakos

Dinamo - Arsenal

23/08/06 Arsenal 2-1 Dinamo (agg: 5-1) 
08/08/06 Dinamo 0-3 Arsenal 

OLYMPIAKOS

Olympiakos - Muenchen

01/10/80  Muenchen 3-0 Olympiakos (agg: 7-2) 
17/09/80 Olympiakos 2-4 Muenchen 

Arsenal – Olympiakos

04/12/12 Olympiakos 2-1 Arsenal 
03/10/12 Arsenal 3-1 Olympiakos 

Dinamo Zagreb - Olympiakos

09/12/98 Dinamo 1-1 Olympiakos 
30/09/98 Olympiakos 2-0 Dinamo 


2. Fakta Unik

Bayern Muenchen

Ini merupakan babak penyisihan ke 19 yang diikuti oleh sang jawara Jerman, dan menembus babak semifinal empat kali berturut-turut musim lalu. 

Bayern merupakan salah satu tim yang meraih kemenangan terbanyak di Liga Champions dengan mengoleksi 5 trofi bersama Barcelona. Muenchen meraih gelar juara Liga Champions berturut-turut pada 1974-1976.

Dinamo Zagreb

Jawara Kroasia ini belum pernah berhasil melalui babak penyisihan dalam 10 kali kompetisi Eropa terkini. 

Dinamo hanya mencetak empat gol dalam 12 pertandingan terakhir di Liga Champions dan belum pernah menang sejak berhadapan dengan wakil Austria, SK Sturm Graz musim 1999/2000 lalu. 

Dalam 15 pertandingan terakhir di ajang ini, Dinamo hanya mampu meraih dua hasil imbang. 

Arsenal

Musim ini merupakan kali ke 18 Arsenal bermain di babak penyisihan Liga Champions.

Musim lalu Arsenal berhasil tembus babak 16 besar untuk kelima belas kalinya berturut-turut.

Olympiacos 

Babak penyisihan Liga Champions kali ini merupakan kali kelima penampilan mereka berturut-turut di ajang bergengsi ini, sekaligus 17 kalinya mereka berada di babak penyisihan Liga Champions.
 
Musim lalu Olympiacos menyapu bersih kemenangan dalam laga kandang mereka di babak penyisihan Liga Champions dengan mengalahkan Atletico Madrid, Juventus, dan Malmo FC. Piraeus meraih kemenangan dalam enam laga kandang terakhir mereka, termasuk mengalahkan Manchester United. 

Bagi klub pemegang gelar juara di Liga yunani ini merupakan kali kelima, dari 14 musim yang mereka ikuti, di Liga Champions mereka berada satu grup dengan wakil Jerman.


3. Player to Watch

Robert Lewandowski (Bayern Muenchen)

Striker asal Polandia ini memiliki skill teruji dalam mengacak-ngacak tim lawan. Namun tak hanya mengolah bola, kemampuan Lewandowski dalam finishing bola dan serangan juga sangat kuat. Terbukkti saat ini dirinya menjadi pemain yang mengoleksi gol terbanyak di Muenchen. 

Mantan pemain Borussia Dortmund    ini juga telah mengoleksi 10 gol di kualifikasi Euro 2016. 

El Arbi Hilal Soudani (Dinamo)

Pemain Algeria ini patut diwaspadai di lapangan. Dia telah mencetak enam gol dalam lima penampilan terakhirnya untuk klub dan negaranya. 

Pemain berusia 27 tahun tersebut termasuk dalam pemain yang mencetak gol terbanyak dalam kualifikasi Piala Afrika 2017 dengan empat gol. 

Olivier Giroud (Arsenal) 

Dibanding Theo Walcott dan Alexis Sanchez, Giroud memiliki insting menyerang yang lebih tajam. Meski kurang dapat bermain leluasa di posisi berbeda dibanding kedua rekannya tersebut, kekurangan ini justru menjadi kelebihan striker asal Prancis ini. 

Hal ini membuktikan bahsa Giroud memang penyerang murni. Status ini dia buktikan dengan menjadi pencetak gol terbanyak bagi Arsenal awal musim ini. 

Alfred Finnbogason (Olympiakos)

Pemain asal Islandia ini belum lama membela Olympiakos. Namun sejak didatangkan dengan status pinjaman dari Real Sociedad, dia memberi harapan akan daya gedor tim barunya. 

Striker berusia 26 tahun ini perlu diwaspadai lawan-lawannya karena dikenal memiliki finishing sangat baik dan tusukan yang akurat ke gawang lawan. 


4. Jadwal Pertandingan

16 September 2015

Dinamo Zagreb vs Arsenal
Olympiakos vs Bayern Muenchen

29 September 2015

Bayern Muenchen vs Dinamo Zagreb
Arsenal vs Olympiakos

20 Oktober 2015

Arsenal vs Bayern Muenchen
Dinamo Zagreb vs Olympiakos

4 November 2015

Bayern Muenchen vs Arsenal
Olympiakos vs Dinamo Zagreb

24 November 2015

Arsenal vs Dinamo Zagreb
Bayern Muenchen vs Olympiakos

9 Desember 2015

Dinamo Zagreb vs Bayern Muenchen
Olympiakos vs Arsenal

ArsenalLiga ChampionsBayern MunchenOlympiakos PiraeusDinamo Zagreb

Berita Terkini