Laga Hidup Mati Sriwijaya
Sriwijaya FC akan menjamu Persebaya United pada leg kedua babak delapan besar Piala Presiden 2015. Dalam laga ini Sriwijaya harus mengejar defisit satu gol yang ia derita.
Seperti diketahui, dalam pertemuan leg pertama babak delapan besar Piala Presiden, Sriwijaya FC kalah tipis 0-1 dari Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo beberapa wakru lalu.
Meski menelan kekalahan, pada leg kedua yang akan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang Minggu (27/09/15), Sriwijaya FC berambisi menekuk Persebaya minimal selisih dua gol.
"Partai akhir pekan ini menjadi penentu, tak hanya menang saja, minimal selisih dua gol harus kita lakukan," kata Pelatih Sriwijaya FC Benny Dollo.
Sriwijaya FC akan bermain menyerang sejak menit awal, Persebaya akan dibombardir dari segala arah. Kali ini seranganpun harus lebih kreatif dari sebelumnya.
Bendol akan menurunkan skuad terbaiknya, Titus Bonai, Musafri, Syakir Sulaiman, Anis Nabar, Rizsky Dwi Ramadhana yang sebelumnya telah digambleng naluri mencetak golnya akan diturunkan. "Target kita jelas menang selisih dua gol," tegasnya.
Sementara itu Pelatih Persebaya Ibnu Graham mengatakan, anak asuhnya sebanyak 18 pemain diboyong ke Bumi Sriwijaya buat melawan Laskar Wong Kito. "Semua pemain siap tempur melawan Sriwijaya FC," ujarnya.
Saat leg pertama, Sriwijaya FC sama sekali tidak tertekan meski bermain di markas Persebaya, kinipun pasti sama karena mereka tampil di depan pendukungnya sendiri.
Tapi Persebaya berhasil menang tipis 0-1, tapi itu menjadi sia leg kedua anak asuhnya gagal menahan imbang atau menekuk tim ruan rumah.
"Semoga nanti kita bisa tampil baik dan mengamankan tiket semifinal Piala Presiden," jelasnya.