7 Manajer Sepakbola di Usia 70 Tahun
Usia tak menjadi halangan bagi seseorang untuk terus beraktivitas, termasuk menjadi seorang manajer. Demikian pernyataan yang cocok untuk menggabarkan sosok sejumlah pria hebat yang setia menjadi manajer hingga usia 70 tahun.
Bahkan di usia senja atau pension mereka tetap memiliki ketajaman insting dan racikan strategi yang tetap ampuh sebagaimana diangkat INDOSPORT di bawah ini.
1. Helenio Herrera
Pria asal Argentina ini dikenal sebagai pencetus gaya catenacio yang membantunya merebut dua trofi Liga Champions bersama Inter Milan. ia juga pernah melatih Barcelona dan pensiun pada usia 71 tahun.
2. Sir Bobby Robson
Almarum Bobby Robson merupakan mantan manajer timnas Inggris. Ia merupakan pemegang rekor manajer tertua di Liga Primer Inggris. Sir Bobby meninggal pada tahun 2009 dalam usia 76 tahun.
3. Mario Zagalo
Pria kondang ini telah berusia 84 tahun. Jabatan terakhirnya yakni manajer timnas Brasil yang berakhir pada 2006.
Ia juga pernah melatih timnas Samba sebanyak empat kali termasuk pada tahun 1970. Ia merupakan satu-satunya yang mampu meraih trofi Piala Dunia sebagai pelatih dan pemain yakni pada tahun 1958 dan 1962.
4. Otto Rehhagel
Pria ini merupakan mantan pemain timnas Jerman dan satu generasi dengan Helmut Schön, Ottmar Hitzfeld, Udo Lattek and Hennes Weisweiler. Ia dikenal sebagai salah atu manajer tersukses di Jerman.
Ia pernah meraih kejayaan di Bundesliga, dan membnatu Yunani meraih gelar Piala Eropa pada 2004.
5. Giovani Trappatoni
Kini ia telah berusia 76 tahun. Pada usia 72 tahun ia menjadi pelatih Republik Irlandia. Pria yang karib disapa Mr Trap ini menjadi salah satu manajer tersukses di Serie A. Ia pernah melatih Inter Milan, AC Milan, Benfica, Bayern Muenchen dan beberapa klub lainnya.
6. Luis Aragones
Ia menghabiskan sebagian waktu sebagai pelatih dan pemain bersama Atletico Madrid. Sebagai manajer pria yang meninggal pada 1 Februari 2014 itu pernah membawa Spanyol juara EURO 2008.
7. Otto Pfister
Kini pria kelahiran Jerman telah berusia 77 tahun. Ia merupakan mantan manajer timnas jerman dan menjadi salah satu manajer tersukses di Jerman. Ia pernah meraih penghargaan sebagai Africa’s Manager of the Year pada 1992 setelah malang melintang melatih sejumlah Negara di benua tersebut seperti Rwanda, Senegal, Pantai Gading, Zaire, Ghana, Togo, Kamerun dan Trinidad and Tobago.