Psywar 'Terbaik' Sir Alex Ferguson vs Arsene Wenger
Kandang Arsenal, Etihad Stadium akan kedatangan tamu kuat asal kota Manchester, Manchester United dalam lanjutan liga Primer Inggris pekan ke 8. Beberapa musim sebelumnya, duel ini selalu hadirkan tensi tinggi di kedua tim. Baik pelatih dan pemain lontarkan kata-kata yang bermaksud lemahkan mental pemain lawannya.
Tak jarang psywar yang dilontarkan pada akhirnya terbawa ke tengah lapangan yang membuat laga semakin sodorkan pertarungan sengit antar pemain. Sosok Sir Alex Ferguson jadi sosok yang acapkali gunakan psywar untuk lemahkan Arsenal. Kadang ampuh, kadang jadi boomerang.
Berikut psywar 'terbaik' jelang Arsenal kontra Manchester United versi INDOSPORT:
1. Bocah Pantai Gading
Saat Arsene Wenger menginjakan kakinya untuk kali pertama di Arsenal pada 1996 silam, semua media lokal Inggris menyebut pria Prancis ini sebagai sosok yang cerdas, alasannya karena Wenger kabarnya mampu menguasai lima bahasa asing diluar bahasa Inggris dan Prancis.
Lantas apa tanggapan Sir Alex saat itu? Pria Skotlandia itu mengatakan, "Mereka mengatakan dia (Wenger) ialah orang cerdas kan? berbicara lima bahasa? Aku kenal seorang anak 15 tahun dari Pantai Gading yang juga bisa bicara lima bahasa asing,".
2. Masih Pemula
Sedari awal Wenger injakan kakinya di tanah Inggris, Sir Alex memang sudah kibarkan bendera permusuhan ke Wenger. Usai menyamakan Wenger dengan bocah 15 tahun, Sir Alex juga pernah menyebut Wenger sebagai seorang yang masih hijau alias pemula di level liga Primer Inggris.
"Dia seorang pemula. Dia menjaga ucapannya. Jangan samakan dengan sepakbola Jepang," kata Sir Alex. Sir Alex mengucapkan hal itu untuk membalas pernyataan Wenger sebelumnya yang menyarankan FA untuk bisa mengatur jadwal liga Inggris agar klub bisa beristirahat panjang dan pemain jadi bugar.
3. Tak Tahu Tradisi
Sir Alex Ferguson kembali serang Arsene Wenger. Kali ini soal kebiasaan di liga Primer Inggris. Di liga Primer Inggris sudah jadi hal lumrah jika usai laga, antar pelatih mendatangi pelatih lawannya untuk memberikan minuman sebagai tanda menghibur. Hal ini menurut Sir Alex tak pernah ia lakukan.
"Dia tak pernah datang untuk minum dengan pelatih lawan usai laga. Dia satu-satunya pelatih yang tidak melakukannya. Itu ialah tradisi di sini. Ini akan baik untuknya jika bisa menerima tradisi itu," kata Sir Alex.
4. Hilang Akal Sehat
Arsene Wenger bosan terus menjadi bahan kritik dari Sir Alex. Ia memang lebih banyak diam dan hanya sekali-kali lontarkan kritik balik kepada Sir Alex. Usai insiden 'Pizza gate' yakni insiden antar pemain kedua tim di lorong ganti Old Trafford yang membuat Sir Alex terkena lemparan pizza dari Cesc Fabregas, Sir Alex selalu memprovokasi untuk Arsenal dan Fabregas mendapat hukuman.
Wenger gerah. Ia lalu mengatakan, "Ferguson selalu melakukan apa yang dia inginkan dan kalian (pers) selalu menurut kepadanya. Dia tidak menarik minat saya, saya tidak akan menjawab provokasi dari dia lagi. Dia kehilangan akal sehat. Dia akan terus konfrontasi," kata Wenger.