Pakai 'Bahasa Tarzan', Film Dokumenter Rooney Diprotes
Seperti diberitakan Daily Mail, tayangan tersebut mengulas seputar sisi lain striker 30 tahun itu. Meski dikenal sebagai pemain yang temperamental, namun kenyataannya Rooney sangat mencintai keluarga kecilnya. Tanpa banyak orang tahu, mantan pemain Everton itu ternyata juga hobi menulis puisi dan menyanyi.
Presenter Gary Lieneker yang memandu acara melakukan tur mengelilingi bagian-bagian menarik dalam rumah pemain kelahiran Liverpool itu, di antaranya dapur, tempat karaoke pribadi, bar, dan taman lengkap dengan lapangan sepakbola serta area bermain yang sangat besar.
Meski dibuat dengan cukup bagus, para penonton yang menyaksikan film tersebut mengaku sulit mencerna perkatan Rooney yang berbicara dengan aksen Liverpool yang kental. Pemirsa bahkan meminta pihak BBC untuk menyertakan subtitle untuk tayangan tersebut.
"Masih berusaha untuk menemukan tombol sub judul pada remote sehingga saya bisa menonton film dokumenter Wayne Rooney," tulis salah satu penonton bernama Nick Roberts dalam akun Twitter-nya.
Meski banyak komplain yang disampaikan para penonton karena mereka tak memahami cara bicara Rooney, namun sebagian lainnya mengaku sangat menikmati film dokumenter tersebut. Mereka menyebut jika tayangan Wayne Rooney: The Man The Goals telah mengubah pendapat mereka mengenai kapten timnas Inggris tersebut.
"Menonton fim dokumenter ini, Wayne Rooney bukanlah sosok yang selama ini dibuat media, ia merupakan suami dan ayah yang baik," kicau seorang penggemar bernama Mano Malone melalui Twitter.