x

Kisah Dua Pesepakbola Cilik yang Miliki Kaki Palsu

Sabtu, 10 Oktober 2015 10:08 WIB
Editor:

Ayah mereka bernama Jon Jarram merupakan satu-satunya orang yang mengetahui kondisi kedua anaknya. Kondisi tersebut sangat langka bisa mempengaruhi 130 orang di dunia. Hal itu bisa terjadi karena disebabkan sindrom Adams Oliver.

Keluarga pun harus mengeluarkan uang sebesar 8.000 poundsterling atau sekitar 165 juta rupiah untuk membeli silikon kaki prostetik supaya bisa berjalan.

"Semua anak laki-laki bermimpi mampu bermain olah raga favoritnya tanpa kaki palsu. mereka hanya mendapatkan sakit sepanjang hidupnya," ujar Jon Jarram seperti dilansir Daily Mail.

Meski memiliki kaki yang berbeda dari teman-teman di sekolahnya, keduanya tetap menjalaninya dengan relaks.

Jon Jarram yang merupakan seorang insinyur, membawa keduanya ke Blatch Clinic, Leicester untuk memiliki gips yang akan dibuatnya untuk kaki baru mereka. Ia mengatakan bahwa keduanya sangat bersemangat memiliki kaki baru.

"Mereka begitu bergembira, meskipun mereka harus menunggu beberapa Minggu yang baik sebelum mereka akan dapat melihat mereka semua selesei,"ujarnya.

"Dalam hal kinerja sepak bola mereka, berjalan akan menjadi jauh lebih mudah bagi mereka dengan kaki baru ini,"lanjutnya.

Marek Ledger, dokter prostetik di klinik mengatakan bahwa ia belum pernah menemukan kasus itu dalam 25 tahun selama ia bekerja. 

"Kaki mereka saat ini mengalami kapalan dan luka, terutama karena mereka keduanya anak yang suka berlari-lari,"ujarnya.

"Struktur kaki mereka terganggu sehingga dengan prostetik ini kami ingin melindungi kaki mereka lebih sedikit dan mudah-mudahan memperbaiki keselarasan mereka,"tambahnya.

Keluarga pun melakukan penggalangan dana untuk sepasang kaki prostetik berikutnya, karena harus diganti dalam dua tahun seiring dengan pertumbuhan dua bersaudara ini. 

\

Berita Terkini