4 Fakta Menarik Persib vs Mitra Kukar
Sebelum menang 3-1 pada leg kedua babak semifinal Piala Presiden 2015, Persib Bandung kalah 1-0 di kandang Mitra Kukar pada leg pertama.
Namun ada fakta menarik dibalik kesuksesan Maung Bandung menerkam Naga Mekes terutama di pertemuan keduanya yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (10/10/15).
Berikut fakta-fakta menarik versi INDOSPORT:
1. Tak Pernah Kalah di Kandang
Persib membuktikan diri sebagai tim yang tidak pernah mengalami kekalahan saat bermain di kandangnya sendiri. Terbukti sejak dibukanya turnamen Piala Presiden 2015 dan dipilih sebagai tuan rumah babak penyisihan Grup A, tak sekalipun Persib mengalami kekalahan.
Persib hanya mengalami kekalahan saat melakoni laga tandang baik di babak delapan besar maupun semifinal. Menghadapi Pusamania Borneo FC 3-2, dan Mitra Kukar 1-0.
Namun di leg kedua, Persib yang bertindak sebagai tuan rumah mampu membalikkan keadaan. Dengan mengalahkan Pusamania 2-1 dan Mitra Kukar 3-1.
Sehingga dengan kemenangan-kemenangan yang diraih di kandangnya sendiri, membuat Persib melaju ke babak final.
2. Ketergantungan Pemain Inti
Pada leg pertama melawan Mitra Kukar di Stadion Madya Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (04/10/15) lalu, permainan Persib tidak seperti biasanya. Tidak ada serangan yang kerap membahayakan gawang lawan. Hal itu dikarenakan tidak adanya lima pemain yang kerap mengisi starting eleven dalam setiap pertandingannya.
Vladimir Vujovic, Achmad Jufriyanto, Hariono, Zulham Zamrun dan Ilija Spasojevic terpaksa absen lantaran terkena akumulasi kartu.
Belum lagi, saat pertandingan berlangsung sang bomber andalan Tantan tiba-tiba cedera. Sehingga tidak ada pilihan bagi sang pelatih untuk menurunkan hampir seluruh pemain yang selama ini dibangku cadangkan.
Imbasnya, di 7 menit sebelum laga usai, Persib mengalami kekalahan dan tak bisa membalikkan keadaan lantaran daya serang yang tumpul.
Namun di pertemuan keduanya, permainan cepat yang menjadi andalannya akhirnya bisa dipertontonkan. Itu lantaran para pemain andalannya kembali bisa diturunkan. Terbukti Mitra Kukar pun dibuatnya tidak berdaya setelah mengalami kekalahan dengan skor akhir 3-1.
3. Djanur Perbaiki Rekor Pertemuannya Dengan Jafri Sastra
Kemenangan Persib atas Mitra Kukar, membuktikan jika sang pelatih Djadjang Nurdjaman mampu memecahkan rekor buruknya terutama saat berduel dengan pelatih Jafri Sastra.
Dalam tiga pertemuannya dengan Jafri Sastra, Pelatih yang akrab disapa Djanur itu memiliki rekor yang cukup buruk, sebab tidak pernah mendulang kemenangan.
Dua kekalahan diterima Djanur saat Jafri Sastra menangani Semen Padang di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu. Dan kekalahan ketiganya terjadi di leg pertama babak semifinal turnamen Piala Presiden 2015.
Namun di pertemuan keempatnya yang merupakan leg kedua babak semifinal, Djanur berhasil menghapus mimpi buruknya setelah pasukannya mengalahkan Mitra Kukar dengan skor akhir 3-1.
4. Dua Kapten Berasal dari SSB UNI
Dua kapten kesebelasan, Atep dari Persib Bandung maupun Eka Ramdani dari Mitra Kukar bukan hanya berasal dari Jawa Barat. Melainkan keduanya sama-sama memulai karir sepakbolanya di Sekolah Sepakbola (SSB) UNI Bandung.
Ini membuktikan jika SSB UNI patut diperhitungkan. Sebab sudah melahirkan para pemain berbakat. Bahkan mereka terpilih menjadi kapten kesebelasan tim.