x

3 Pejabat Negara Ini Angkat Bicara Terkait Venue Final Piala Presiden

Senin, 12 Oktober 2015 22:49 WIB
Editor: Randy Prasatya

Kompetisi Piala Presiden 2015 kini telah mencapai tahap babak final setelah Persib Bandung dan Sriwijaya berhasil menekuk lawannya masing-masing di babak semifinal. Kedua tim itu pun akan saling berhadap di partai final yang akan diselenggarakan pada 18 Oktober 2015.

Namun, meski tim yang bertanding di laga pamungkas telah didapat, hingga saat ini Mahaka Sports and Entertainment selaku pihak penyelenggara masih belum dapat memberi kepastian di mana laga final nanti akan berlangsung.

Tentu kejadian ini tak ubahnya seperti de javu persepakbolaan Indonesia terkait kesiapan menggelar kompetisi. Seharusnya, jika kejuraan Piala Presiden didengung-dengungkab untuk langkah awal kemajuan sepakbola, kejadian tidak jelasnya venue final tidak harus terjadi.

Agak menjadi aneh jika tempat venue final baru ditentukan ketika melihat tim mana yang akan tampil di laga puncak. Walaupun kita semua tahu bahwa Stadion Utama Gelora Bung Karno hingga saat ini masih menjadi pilihan terdepan, tapi pihak promotor belum mampu mengetuk palu meski telah mendapat dukungan kuat dari Presiden Indonesia, bapak Kapolri, dan Mentri Menko Polhukam.

Berikut ini INDOSPORT akan memuat rangkuman terkait final Piala Presiden 2015 dari para pejabat negara.


1. Joko Widodo

Menurut informasi yang disampaikan oleh Radio PRFM Bandung melalui akun Twitter mereka, Presiden Indonesia, Bapak Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi itu meminta agar laga Final Piala Presiden 2015 tetap digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta.


2. Badrodin Haiti

Kapolri jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan, kompetisi sepakbola Piala Presiden ini adalah momentum untuk membangkitkan semangat sepakbola tanah air.

"Saya berharap Jakmania tidak berulah, karena ini merupakan upaya untuk membangkitkan semangat sepakbola. Saya harap seluruh masyarakat terutama Jakmania menghormati itu," ujar Badrodin

"Upaya untuk membangun semangat persepakbolaan kita, jangan sampai dikotori itu. 'Kan kasihan kalau pemain-pemain bola ini karena situasinya seperti itu. Karena itu seharusnya Jakmania itu mendukung, untuk jadi tontonan yang baik, suatu pelajaran yang baik, sehingga ini bisa merangsang dunia persepakbolaan kita. Semua pihak," lanjut Badrodin.


3. Luhut Panjaitan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa penyelenggaraan final Piala Presiden masih dalam kondisi yang baik-baik saja meski kemungkinan akan digelar di Gelora Bung Karno. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

"Kapolri cerita kemarin sama saya masih di Jakarta, kecuali ada hal-hal yang luar biasa. Semua baik-baik saja," kata Luhut.

Persib BandungSriwijaya FCJokowiPiala Presiden 2015Badrodin Haiti

Berita Terkini