x

4 Alasan Luis Suarez Amat Dibenci

Jumat, 16 Oktober 2015 14:30 WIB
Editor: Charles Emanuel Dominggus

Luis Suarez adalah salah satu pemain depan terbaik dunia. Selama bertahun-tahun ia mendapat penghargaan dari penggemar. Pesonanya bersama Liverpool dan Barcelona membuatnya disukai dan dielu-elukan.

Namun tak sedikit juga yang menaruh sikap tak simpatik padanya. Ada sejumlah alas an yang melatari sikap antipati tersebut sebagaimana diangkat INDOSPORT berikut ini.


1. Rasialis

Pada tanggal 15 Oktober 2011 dalam  pertandingan antara Liverpool dan Manchester United Suarez dinyatakan bersalah karena bertindak rasilasi kepada bek kiri Manchester United Patrice Evra. Dia didenda 40.000 poundsterling dan dilarang untuk bertanding delapan laga oleh FA.

Suarez dituduh memanggil Evra dengan sebutan 'negro' dan meskipun Luis Suarez mengaku bahwa ia tak bermaksud melecehkan pemain asal Prancis itu. 


2. Menggigit

Luis Suarez dan Chiellini.

Luis Suarez juga dikenal sebagai pesepakbola yang kerap melakukan gigitan kepada lawan. Insiden pertama terjadi pada tahun 2010 ketika Suarez bermain di Belanda bersama Ajax Amsterdam.

Selanjut beralih ke Liga Primer Inggris saat Liverpool bertemu Chelsea. Luis Suarez menggigit lengan Branislav Ivanovic. Fans di seluruh dunia memuji Ivanovic untuk tidak bereaksi agresif dan mengkritik Suarez untuk melakukan suatu hal yang liar. Suarez diskors selama 10 pertandingan.

Insiden ketiga dan terbaru saa ia menggigit Giorgio Chiellini saat Uruguay bertemu Italia di Piala Dunia 2014 . Setelah kejadian ini dunia sepakbola merasa jijik dan beberapa mempertanyakan apakah Suarez harus dilarang dari sepak.


3. Membunuh mimpi Ghana

Pada Piala Dunia 2010 saat Ghana dan Uruguay bertemu Dominic Adiyiah hampir saja membawa Ghana lolos. Namun entah mengapa Luis Suarez menghalangi laju bola dengan tangan. Suarez diusir dari lapangan namun Ghana gagal mengekesi penalti. Pada akhirnya Ghana gagal ke babak berikutnya. Suarez pun menjadi musuh bersama masyarakat Ghana.


4. Iri

Luis Suarez merupakan pemain kelas dunia. Ia telah membuktikan diri saat di Liverpool dan Barcelona. Luis Suarez yang menjadi pemain yang luar biasa tak sedikit mendatangkan kecemburuan dan kebencian subjektif di hati sebagian orang.

BarcelonaLuis Suarez

Berita Terkini