10 Pemain Tercepat Kontroversial di Liga Inggris
Kecepatan Theo Walcott dalam berlari, baik saat bersama bola atau tidak, membuat para pencinta sepakbola berdecak kagum. Tapi dia masih kalah dengan pemain San Jose Earthquakes, Marvell Wynee, dari Amerika Serikat.
Akan tetapi daftar terbaru dari EA Sports tidak memasukkan nama Walcott ke dalam pemain paling cepat. Hasil daftar itu jelas mengejutkan berbagai pihak, di mana mereka memasukkan lima penggawa Leicester City sebagai pemain yang memiliki kecepatan di atas rata-rata.
Sesuai dengan data dari EA Sports sebagaimana dilansir Mirror, INDOSPORT coba menyajikan 10 pemain tercepat Liga Primer Inggris, musim ini.
1. Jamie Vardy (Leicester City)
Performa Vardy musim ini telah membuat ranah sepakbola Inggris terkejut. Betapa tidak, sejak pekan keempat, gelontoran golnya tak pernah terputus. Terakhir, penyerang yang baru saja mendapat panggilan timnas Inggris ini sukses mengemas dua gol saat Leicester memaksa Southampton bermain imbang 2-2 pada pekan lalu. Total, striker 28 tahun ini telah membukukan sembilan gol dari sembilan penampilan.
2. Jeffrey Schlupp (Leicester City)
Schlupp menjadi salah satu penggawa andalan Leicester yang bermain sejak usia 17. Berposisi sebagai pemain sayap kiri, pemain 22 tahun ini sanggup bersaing dengan sederat nama mentereng di ajang Liga Primer Inggris.
3. Billy Jones (Sunderland)
Jones sempat diprediksi menjadi bek sayap masa depan Inggris saat masih membela Crewe Alexandra di Divisi Championship. Harapan itu muncul ketika ia terus menjadi langganan seluruh level tim muda The Three Lions. Namun seiring perjalanan, ia gagal menembus tingkat senior. Memasuki musim 2014-15, pemain 28 tahun itu menjalani petualangan baru bersama Sunderland.
4. Marc Albrighton (Leicester City)
Albrighton jadi salah satu pemain Leicester yang cukup bersinar di bawah asuhan Claudio Ranieri musim ini. Menempati posisi sebagai gelandang sayap, pemain 25 tahun ini tak hanya memiliki kecepatan luar biasa, tapi juga sering memberikan umpan silang mematikan. Mantan penggawa Aston Villa ini telah mencatat tiga assist dan satu gol dari sembilan pertandingan.
5. Victor Moses (West Ham United)
Seperti kebanyakan penyerang sayap, Moses dianggap memiliki kecepatan mumpuni untuk menyisir sisi luar lapangan. Sayangnya ia gagal bersaing dengan sejumlah bintang Chelsea yang lebih menterang dan harus rela dipinjamkan ke West Ham United pada musim ini.
6. Ritchie De Laet (Leicester City)
Bersama Mame Diouf, De Laet diboyong oleh Manchester United pada 2009 lalu sebagai salah satu penggawa muda yang dianggap memiliki potensi besar. Namun kemudian, ia hanya sibuk menghabiskan karier sebagai pemain pinjaman hingga akhirnya mendarat di Leicester City pada 2012 lalu.
7. Mame Biram Diouf (Stoke City)
Diouf merupakan penyerang terbuang Manchester United di era Sir Alex Ferguson, periode 2009 hingga 2010. Minimnya kesempatan bermain membuat pemain 27 tahun ini sempat memutuskan bertualang ke Bundesliga bersama Hannover 96, sebelum akhirnya gabung Stoke City pada 2014-15. Musim ini, bomber asal Senegal itu telah membukukan tiga gol dari tujuh pertandingan.
8. Carl Jenkinson (West Ham United)
Pinjaman dari Arsenal ini memiliki potensi menjadi salah satu pemain bertahan terbaik Inggris di musim depan. Bukan hanya piawai dalam menjaga pertahanan, selayaknya bek modern kebanyakan pemain berusia 23 ini kerap membantu serangan jika timnya mengalami kebuntuan. Hingga pekan kesembilan, Jenkinson sanggup membukukan dua gol.
9. Charlie Daniels (Bournemouth)
Daniels merupakan salah satu bintang Bournemouth yang turut berjuang mengangkat timnya dari Divisi Satu pada 2012-13 lalu hingga akhirnya berkiprah di kasta tertinggi Inggris musim ini. Pemain 29 tahun ini dkenal memiliki kemampuan menjaga pergerakan lawan.
10. Wes Morgan (Leicester City)
Meski sudah berusia 31 tahun, bek internasional Jamaika ini masih bisa membuktikan diri sebagai salah satu pemain bertahan yang patut disegani para penyerang lawan. Dengan catatan ini, maka tentu para bomber Premier League harus berpikir ulang untuk berduel satu lawan satu.