5 Misteri Sir Alex Ferguson
Siapa yang tidak mengenal Sir Alex Ferguson? Bahkan seorang yang tidak hobi sepakbola pun pasti tahu atau setidaknya pernah mendengar nama ini.
Sir Alex Ferguson adalah seorang manajer klub sepakbola terbesar sepanjang sejarah yang pernah dimiliki oleh salah satu klub raksasa Inggris Manchester United.
Pelatih asal Skotlandia mengumumkan dirinya mundur dari kursi kepelatihan United setelah 26,5 tahun membawa klub ke puncak kejayaan sepakbola di Inggris dan Eropa.
Selama 26,5 tahun di klub, ia memenangkan 38 piala, termasuk 13 Liga Primer dan dua gelar Liga Champions.
Ferguson dianugerahi gelar bangsawan Inggris pada tahun 1999 untuk jasanya dalam permainan sepakbola.
INDOSPORT merangkum beberapa hal yang jarang orang tahu dari sosok seorang Sir Alex Ferguson.
1. Pemilik Pub
Sesuatu yang besar pasti berawal dari kecil ungkapan ini juga ternyata berlaku untuk seorang Sir Alex.
Dalam kehidupannya Sir Alex juga pernah melakukan pekerjaan-pekerjaan kecil sebelum menjadi seorang manajer sepakbola.
Sebelum bekerja di sebagai manajer sepakbola, ternyata Ferguson pernah bekerja menjadi pelayan toko di Clyde. Kemudian, dia mencoba membuka pub sendiri di Glasgow, Skotlandia.
Pub ini dia bangun sendiri yang di dalamnya ia bangun sebuah ruangan bar yang disebut Elbow, yang design fisiknya menggambarkan gaya permainannya.
Ya, tidak banyak yang tahu kalau Sir Alex memiliki sebuah pub pribadi yang ia beri nama sesuai dengan nama panggilannya "Fergie".
2. Bukan Manager Terlama
Kakek berusia 73 tahun ini mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk menjadi seorang manajer sepakbola.
26,5 tahun dari usianya ia abdikan dalam sebuah profesi manajer bersama sebuah klub besar Inggris Manchester United.
Sebuah catatan waktu yang luar biasa panjang untuk seorang satu manajer sepakbola yang mengabdikan dirinya hanya untuk sebuah klub hingga masa tuanya.
Meskipun catatan ini masih jauh untuk memecahkan rekor manajer terlama yang dicatatkan oleh Guy Roux yang mengabdikan dirinya untuk sebuah klub di Prancis, Auxerre selama 44 tahun.
Sir Alex juga bukan orang Skotlandia yang terlama melatih satu klub. Rekor itu dipegang Willie Maley yang melatih Celtic selama 43 tahun dari 1897 sampai 1940.
Meskipun hanya 26,5 tahun pengabdiannya akan menjadi sebuah catatan yang sulit terkalahkan.
3. Suka Melompat di Dermaga
Ferguson sering melompat di dermaga dan terjun ke air. Dia tumbuh di daerah miskin di Glasgow di mana tak banyak yang bisa dilakukan selain bermain sepakbola, berkelahi, dan melompat di dermaga atau sering disebut dykes.
"Lompatan paling berbahaya dinamai the king, the queen, the suicide, the diamond, dan the spiky. Kami pergi daeri daerah-daerah berbeda di Govan untuk saling menantang melompat. Sebab, itu sangat berbahaya. Tapi, Anda melakukannya saat masih kanak-kanak karena tak memiliki rasa takut," kenang Ferguson.
4. Fairfields dan Alasan Dibalik Pensiunnya
Setelah menjalankan klub selama hampir tiga dekade dengan kesuksesan mengukir sejumlah prestasi dalam sejarah, Sir Alex memutuskan untuk pensiun.
Alasan pengunduran dirinya sempat menjadi misteri sampai akhirnya diketahui bahwa alasan sesungguhnya dibalik pengunduran diri SAF adalah istrinya.
Penyakit yang diidap istrinya dan meninggalnya saudara kembar sang istri mendorong SAF untuk menghabiskan sisa usianya di sisi sang istri.
Sekarang ia dengan senang hati tinggal di sebuah rumah mewah di Cheshire yang disebut "Fairfields" sebuah nama yang diambil dari sebuah galangan kapal di mana ayahnya bekerja.
5. Fergie Time
Istilah ini muncul dari suporter yang menyebutkan bahwa timnya Ferguson sering mendapat kelebihan waktu dari tambahan waktu yang seharusnya, ketika timnya sedang tertinggal.
Sebagai misal, saat Manchester United tertinggal dan tambahan waktu adalah 3 menit. Seharusnya, pertandingan selesai pada menit ke-93. Namun, wasit bisa menambah lagi.
Memang terdengar seperti mitos atau lelucon namun faktanya benar-benar terjadi. Bahkan BBC sempat membuat rilis analisis beberapa tambahan waktu untuk Manchester United.
Momen Fergie Time yang paling tenar adalah saat Manchester United menang 2-1 atas Bayern Muenchen di final Liga Champions 1999. Saat itu, Manchester United mendapat tambahan waktu 79 detik dari yang seharusnya.
Kemenangan yang diraih Manchester United kala itu disinyalir adalah karena "Fergie Time".