x

5 Celoteh Keras Roy Keane

Rabu, 11 November 2015 12:56 WIB
Editor:

Mantan kapten Manchester United, Roy Keane sudah sangat dikenal sebagai pesepakbola yang memiliki sifat emosional yang meledak-ledak. Darah Irlandia yang mengalir pada dirinya membuat ia tak memilki kata 'sungkan' dalam kamus hidupnya. 

Roy Keane acapkali lontarkan kalimat pedas sebagai bentuk ekspresi kritiknya kepada hal yang tidak ia sukai. Berikut 5 'Fatwa' keras seorang Roy Keane selama karirnya baik sebagai pesepakbola ataupun pelatih: 


1. Hentikan Omong Kosong, Anda!

Saat masih menjadi bagian dari timnas Irlandia di Piala Dunia 2002, Roy Keane terlibat konflik dengan pelatih Irlandia saat itu, Mick McCarthy. Roy Keane pun harus diusir dari skuad Irlandia. Setelah itu McCarhty mengatakan kepada publik bahwa Roy Keane ialah sosok pembohong. 

Tidak suka dengan omongan sang pelatih, Roy Keane pun membalas. Apa balasan Keane? "Satu-satunya alasana saya memiliki hubungan dengan anda adalah bahwa entah bagaimana anda adalah pelatih dari neagra saya. Hentikan omong kosong anda terhadap saya!"


2. Anda Pikir, Anda Superstar!

Kritikan Roy Keane tidak hanya diungkapkannya ke pelatih timnas, Roy Keane juga pernah lontarkan kritikan tajam ke mantan rekannya di Manchester United, Rio Ferdinand. Hebatnya lagi, kritikan Roy Keane ia keluarkan di TV resmi Man United. Apa yang dikatakan Keane?

"Hanya karena anda dibayar 120ribu poundsterling per minggu dan bermain baik selama 20 menit melawan Tottenham, lantas anda berpikir, anda seorang superstar?" 


3. Siapa Suruh Menunggu Saya?

Selain memiliki sisi emosional yang meledak, Keane juga memiliki sifat jelek yakni tidak merasa bersalah meski sifat atau tindakannya merugikan orang lain. Hal ini pernah dialami mantan pelatihnya di Irlandia pada 1991 silam, Jack Charlton. 

Kala itu Roy Keane masuk dalam timnas Irlandia yang masuk dalam tur ke Boston, Amerika Serikat. Keane sempat terlambat dan membuat tim menunggu setengah jam. Keane pun kena tegur. Namun tanpa merasa bersalah Keane hanya mengatakan, "Aku tidak meminta anda untuk menunggu?"


4. Saya Tidak Menyesal Melukainya

Salah satu insiden liga Inggris yang cukup dikenal ialah aksi tackling keras Roy Keane kepada Alf Inge Haaland. Akibat tackling keras Keane ke pemain Norwegia itu ia mengalami cedera sangat serius. Aksi itu ialah aksi balasan Keane, karena sebelumnya Haaland juga sempat akan menciderai Keane. 

Saat ditanya apakah Keane merasa menyesal dengan aksi brutalnya ke Haaland, Keane mengatakan, "Saya tidak menyesal karena melukainya, tapi saya tidak punya keinginan untuk melukainya," 


5. Saya Tidak Memiliki Dendam

Roy Keane memiliki masa-masa indah kala membela Manchester United. Namun saat ia memutuskan untuk hengkang, hubungan keduanya pun memburuk. Keane pun memiliki banyak musuh baru, mulai dari mantan pelatihnya Sir Alex Ferguson hingga para fans Manchester United. 

Mengapa fans membenci Keane? Fans kesal dengan Keane bukan semata ia bermusuhan dengan Sir Alex namun kabarnya Keane sebelum pensiun sempat meminta klub menaikan gajinya. Menanggapi hal tersebut, Keane menyebut itu fitnah, 

"Saya menunggu permintaan maaf dari mereka, namun saya bukan seorang yang pendendam,"

Manchester UnitedRoy KeaneIrlandia

Berita Terkini