x

(ANALISIS) Adu Strategi Dua Juru Taktik El Clasico

Sabtu, 21 November 2015 19:34 WIB
Editor:

Pelatih Barcelona Luis Enrique akan saling beradu taktik dengan pelatih baru Real Madrid, Rafa Benitez. Bagi Benitez ini akan menjadi El Clasico pertamanya.

Tentu kedua pelatih memiliki formula tersendiri untuk menghadapi laga sengit sarat gengsi ini. Luis Enrique harus menyikapi ketakhadiran Ivan Rakitic yang sedang dibekap cedera dan Lionel Messi yang baru saja pulih dari cedera.

Sementara Benitez dengan tekanan lebih besar untuk memenangkan laga agar jarak dari Barcelona tak semakin jauh dituntut untuk meracik formasi terbaik di tengah berbagai pilihan yang ada terutama pasca pulihnya Karim Benzema. Bila lini depan dan tengah memiliki banyak pilihan, Benitez tampaknya akan berjudi memainkan kapten Sergio Ramos yang belum benar-benar pulih dari masalah bahu. Dengan tambahan suntikan penghilang rasa sakit Ramos akan dipaksakan untuk menjegal trisula maut Blaugrana, Neymar, Luis Suarez dan Lionel Messi.

Lantas seperti apa strategi dan formasi yang bakal diterapkan kedua pelatih? Berikut pemaparan INDOSPORT.


1. Eksperimen Enrique

Patut diakui Luis Enrique kerap bermain-main dengan line up timnya musim ini di tengah keterbatasan amunisi menyusul embargo transfer FIFA yang masih membekap raksasa Catalan.

Namun demikian eksperimen itu tampaknya akan menemui titik final saat menghadapi Real Madrid.  Seperti dilansir Daily Mail kebugaran Lionel Messi adalah kunci dari segalanya. Jika Messi tampil sejak awal maka ia akan membantu mengisi celah yang ditinggalkan Ivan Rakitic. Bersama Sergi Roberto, Messi akan mengeksplorasi lini tengah Barca.

Sementara itu jika Messi masih harus menanti di bangku cadangan maka Sergi Roberto akan dipaksa bermain lebih ke depan bersama Luis Suarez dan Neymar. Javier Mascherano akan ditempatkan di lini tengah. Tempat Mascherano bakal diisi Jeremy Mathieu atau bahkan Thomas.


2. Line up Benitez

Bila Benitez benar-benar menurunkan Karim Benzema maka bisa dipastikan ia akan memainkan formasi 4-3-3. Benzema akan bertandem dengan Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo di lini depan.

Sementara itu, Benitez mau tidak mau harus memilih tiga terbaik untuk mengisi lini tengah. Pilihan ada pada James Rodriguez, Toni Kroos, Isco, Luca Modric atau Casemiro.

Jika Benzema tak diturunkan maka pilihan Benitez akan lebih mudah. Bale dan Ronaldo bermain di kedua sayap dan akan ada kuartet yang mengisi lini tengah.


3. Peran penting Benzema

Kehadiran Benzema bagi Madrid benar-benar fital. Mendengar Benzema benar-benar fit menjadi kabar gembira bagi Los Blancos. Betapa tidak striker internasional Prancis ini merupakan perekat lini depan. Kecakapannya menerobos benteng pertahanan lawan serta menjadi pelayan  dan sanggup membuka ruang bagi Bale dan Ronaldo amat dibutuhkan.

Namun demikian patut diakui Benzema butuh adaptasi kembali lantaran sudah tidak bermain sejak awal Oktober. Belum lagi konsentrasinya sedikit terbagi dengan masalah pemerasan video seks yang membuat hubungannya dengan rekan senegara Mathieu Valbuena sedikit terganggu.


4. Tanpa Messi?

Kehadiran Lionel Messi amat fital bagi Barcelona. Bila pemain berjuluk La Pulga itu bisa tampil sejak awal maka Barcelona telah kembali menggenggam jimatnya sehingga pelatih Luis Enrique tak perlu dipusingkan dengan komposisi tim.

Kehadiran Messi membuat Sergio Busquets bisa kembali tampil pada ruang yang tepat dimana ia paling efektif di pusat lini tengah.

Namun demikian tanpa Messi Barcelona pun tak akan berakhir. Suarez dan Neymar telah dalam bentuk terbaik musim ini.

Real MadridBarcelonaLionel MessiKarim BenzemaLuis EnriqueRafael BenitezEl Clasico

Berita Terkini