Gresik United Kembali Keluhkan Wasit
Gresik United (GU) kembali gagal mengamankan tiga angka pada laga ketiga di Piala Jenderal Sudirman. Sempat unggul lewat gol Jefri Kurniawan di menit ke-15, GU gagal mempertahankan momentum kemenangan setelah PBR membalas dan skor berakhir 3-2 untuk lawan.
Atas kekalahan tersebut, Widodo Cahyono Putro mengaku bisa menerimanya. “Kita memang kalah dan bisa menerimanya. PBR pandai memanfaatkan momentum dan mempunyai kualitas tim yang bagus,” kata Pelatih Gresik United tersebut dalam konferensi pers usai pertandingan.
“Soal penalti, kami bisa menerimanya. Ok, tidak masalah kita akui kekalahan tersebut. Namun saya masih mengeluhkan terhadap kinerja wasit,” imbuhnya.
Meski begitu, dia tetap mengeluhkan kinerja Wasit Agus Fauzan yang dinilai kurang jeli dalam memimpin jalannya pertandingan. Banyak pelanggaran terhadap pemainnya yang dinilai patut menjadi perhatian lebih, namun malah dibiarkan saja.
“Dia kurang jeli melihat setiap benturan yang terjadi di lapangan. Beberapa kali pemain kita dilanggar, namun dibiarkan saja,” tuturnya.
Puncak kekesalan Mantan Pelatih Persela Lamongan tersebut adalah soal pemberian waktu tambahan di ujung babak kedua selama 2 menit. Menurutnya, wasit dinilai curang dengan menghentikan laga sebelum waktu tambahan benar-benar selesai.
Setelah peluit panjang berbunyi, ia segera menghampiri wasit cadangan di sisi lapangan dan mempertanyakan soal itu. Widodo memang patut kesal, lantaran tambahan waktu tersebut menjadi momen penting bagi tim asuhannya yang sedang menggempur PBR, karena sedang mengejar satu gol lagi untuk memaksakan hasil imbang.
“Saya pegang stop watch dan melihat waktu tambahan masih 1 menit 57 detik. Seharusnya di babak kedua waktu tambahan bisa sampai 5 menit karena banyak waktu terbuang di tengah pertandingan,” pungkasnya.