5 Alasan Man United Harus Beli Jamie Vardy
Jamie Vardy benar-benar membuktikan bahwa dirinya pantas disebut sebagai striker terbaik di Liga Primer Inggris musim ini. 1 gol kontra Manchester United, cukup bagi Vardy untuk melewati catatan gol Ruud van Nistelrooy.
Kini, Vardy berhasil mencetak gol dalam 11 pertandingan beruntun di Liga Primer Inggris. Catatan apik tersebut membuat Vardy mencatatkan sejarah di liga dengan jargon kick and rush tersebut. Vardy pun berhasil membawa The Foxes ke peringkat 2 klasemen sementara.
Keberhasilan Vardy bersama Leicester tersebut membuat dirinya dianggap pantas berseragam MU. Selain karena MU sedang kesulitan mencetak gol di beberapa laga, sosok Vardy diyakini akan sempurna jika mengisi posisi striker The Red Devils.
INDOSPORT merangkum 5 alasan MU harus membeli Jamie Vardy untuk meningkatkan daya gedor di lini depan.
1. Bomber Haus Gol
Sejauh ini, dengan tambahan 1 gol kontra MU pada Minggu (29/11/15) dini hari WIB, Jamie Vardy berhasil mengemas total 15 gol di semua kompetisi dengan catatan 14 gol di Liga Primer Inggris dan 1 gol di pentas Piala Liga.
Tak sampai disitu, keganasan Vardy juga sampai pada saat ia memecahkan rekor gol legenda MU, Ruud van Nistelrooy. Vardy berhasil mencetak gol pada 11 laga beruntun di Liga Primer Inggris sementara Nistelrooy hanya mencetak gol di 10 laga beruntun.
Vardy yang dianggap efisien dalam mencetak gol berbanding terbalik dengan tim asuhan Louis Van Gaal yang tumpul. Akuisisi Jamie Vardy akan membuat lini depan MU sama efektifnya dengan lini belakangnya.
2. Kecepatan
Van Gaal sendiri telah mengakui bahwa tim besutannya kekurangan kecepatan, dan Vardy adalah pemain yang bisa memenuhi ekspektasi tersebut. Anthony Martial memang memiliki kecepatan tetapi Wayne Rooney tak memiliki kecepatan yang memadai untuk level Liga Primer Inggris.
Dengan Vardy di lini depan MU, maka pertahanan lawan siap dirusaknya. Vardy juga diyakini akan memberikan lebih banyak ruang kepada para pemain kreatif MU seperti Rooney dan Mata untuk berkreasi.
3. Sikap
Di era Sir Alex Ferguson, The Red Devils tak pernah terlalu fokus pada sepakbola indah. Sir Alex pun mengakui hal itu. Kadang-kadang ini akan muncul sebagai akibat dari memiliki pemain luar biasa berbakat seperti Scholes, Ronaldo, Giggs dan lain-lain.
Tapi tak seperti Arsenal dan Barcelona yang tak pernah menjadikan sepakbola indah sebagai satu-satunya tujuan. Banyak keberhasilan tim didasarkan pada satu hal yakni sikap.
Leicester saat ini beruntung memiliki Vardy yang merupakan seorang pekerja keras dan rendah hati. Vardy adalah titik fokus dari keinginan tim untuk menang yang tak kenal lelah, dan itu sangat cocok dengan etos MU.
4. Pemain Asli Inggris
Raheem Sterling boleh saja menjadi pemain asli Inggris yang dihargai mahal musim ini. Namun, kehadiran Vardy yang mengejutkan Liga Primer Inggris akan menyaingi ketenaran Sterling sebagai pemain asli Inggris yang berbakat.
Masuknya para pemain asing ke Inggris dan kurangnya kualitas dari pemain asli Inggris selama 5 tahun terakhir membuat sejumlah klub-klub top di Liga Primer Inggris berebut untuk mendatangkan Vardy.
Jika MU tak bertindak cepat, maka bukan tak mungkin akan direbut tim lain yang menginginkan jasanya.
5. Kedalaman
Lini depan masih belum benar-benar teruji sejauh musim ini berlangsung. Martial tampak seperti satu-satunya pemain yang mampu secara efektif memimpin barisan depan, namun Rooney justru kerap terlihat kesulitan di lini depan The Red Devils.
Bahkan Marouane Fellaini pun sesekali dimainkan di lini serang MU oleh Louis Van Gaal. Hal ini tentu tak selamanya berlangsung baik bagi The Red Devils dan Jamie Vardy mungkin menjadi pemain yang bisa memberikan dimensi lain untuk permainan MU terutama di lini depan.