7 Pemain Ini Harus Ditebus Kembali Klub Asalnya dengan Harga Selangit
Sepakbola modern menuntut klub untuk mengeluarkan budget besar demi bisa merekrut pemain yang mereka anggap bisa dijadikan investasi untuk membesarkan nama mereka dan mendatangkan keuntungan baik di liga domestik ataupun internasional.
Dalam banyak kasus sejumlah klub berhasil mempertahankan talenta-talenta muda berbakatnya membawa klubnya berjaya tanpa harus merogoh budget lebih besar. Hal tersebut akibat kejelian klub untuk menyadai seberapa besar potensi dan bakat pemain-pemain binaannya tersebut.
Manchester United termasuk salah satu klub yang beruntung bisa meraih puncak kejayaan dan era keemasan bersama jebolan “Class of 92” nya.
Namun tidak semua klub bisa seberuntung Manchester United, kebanyakan klub terlambat dan baru menyadari potensi pemain-pemainnya memiliki potensi hebat sehingga terpaksa harus menebusnya kembali dengan harga berkali-kali lipat saat pertama kali mereka melepasnya.
INDOSPORT merangkum sejumlah pemain yang tercatat telah kembali ke klub asalnya setelah terlebih dahulu harus ditebusnya dengan harga selangit. Berikut ulasannya;
1. Cesc Fabregas
Cesc Fabregas merupakan salah satu produk terbaik yang pernah dilahirkan dari akademi muda Barcelona, La Masia. Barcelona berhasil merekrut salah satu talenta sepakbola terbaik di dunia ini saat usianya masih 10 tahun sebelum akhirnya melepaskannya untuk bergabung bersama Arsenal pada tahun 2003.
Hanya butuh waktu satu bulan bagi Fabregas muda untuk menjalani debut pertamanya bersama skuat inti Arsenal saat berhadapan dengan Rotherham United di ajang Piala Liga.
Setelah menjalani lebih dari 300 pertandingan dan dipercaya untuk menjadi kapten selama tiga musim di Arsenal, Fabregas memutuskan kembali bergabung dengan klub masa kecilnya pada Agustus 2011 setelah menyatakan bahwa itu adalah mimpinya untuk kembali ke Nou Camp.
Untuk memboyongnya kembali dari Arsenal, Barcelona harus merogoh kocek dalam, sebesar 23,8 juta Pounds dengan sejumlah biaya tambahan dan menyepakati untuk menggajinya 880 ribu Pounds setiap tahunnya.
2. Nicolas Anelka
Nicolas Anelka memulai karir profesionalnya bersama Paris Saint-Germain sebelum dirinya bergabung dan bersinar di bawah besutan manajer kawakan Arsenal, Arsene Wenger di Inggris.
Arsenal menebusnya dengan harga 532 ribu Pounds saat usianya masih 17 tahun yang akhirnya menjadi pemain yang memegang peran penting di skuat The Gunners.
Setelah bersinar bersama Arsenal, Anelka mencoba peruntungan barunya setelah dirayu Real Madrid untuk meninggalkan London pada tahun 1999 setelah membantu The Gunners memenangkan gelar liga di musim 1997/98.
Meskipun berat, Arsenal akhirnya sepakat melepasnya dengan tebusan sebesar 24,5 juta Pounds.
Bersama Real Madrid, penampilan Anelka malah memburuk dan bermasalah dengan sejumlah catatan disiplin.
Anelka akhirnya diboyong kembali ke klub asalnya Paris Saint-Germain dengan berkali-kali lipat dari harganya saat dilepas ke Arsenal. PSG harus menebusnya dengan harga 24,1 juta Pounds.
3. Nemanja Matic
Nemanja Matic pertama didatangkan Chelsea dari klub Slovakia, Kosice dengan harga 1,23 juta Pounds dalam sebuah kesepakatan kontrak pada tahun 2009. Namun, pemain Yugoslavia ini hanya berhasil menjalani tiga penampilan bersama The Blues sebelum akhirnya dipinjamkan ke klub Belanda, Vitesse Arnhem.
Gelandang bertahan ini, kemudian dijual ke Benfica sebagai bagian dari kesepakatan untuk bisa membawa David Luiz ke Stamford Bridge. Setelah tiga tahun berlabuh di tim Portugal, Benfica dan berhasil menemukan bentuk permainan terbaiknya, Matic diboyong kembali ke Inggris.
Manajer Chelsea saat itu, Jose Mourinho mengidentifikasi dirinya sebagai target utama pemain yang harus dibeli. Manajemen The Blues pun harus menebusnya dengan harga cukup mahal ketimbang pertama kali merekrutnya dari Kosice, sebesar 17,5 juta Pounds.
4. Marco Reus
Gelandang serang Marco Reus memulai karir profesionalnya sebagai pemain junior bersama Borussia Dortmund, di mana dia menghabiskan waktunya selama satu dekade untuk membela Dortmud dari 1996-2006, sebelum pindah ke Rot Weiss Ahlen.
Awalnya, pemain berdarah Jerman ini bermain sebagai pemain lapis kedua klub sebelum bisa menembus masuk skuat utama tim yang bermain di Divisi III Jerman pada saat itu. Pertunjukan Reus untuk Rot Weiss Ahlen yang cukup menawan hingga dirinya mendapatkan kontrak untuk pindah ke klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach pada tahun 2009.
Reus menghabiskan tiga musim dengan The Horse sebelum akhirnya diboyong kembali ke klub masa kecilnya Dortmund pada tahun 2012.
Sebelumnya, nilai transfer Reus berdasarkan data Transfermarkt hanyalah sebesar 12 juta Pounds, namun setelah dirinya menunjukkan ketajamannya sebagai seorang striker dan mencetak rata-rata satu gol dalam dua pertandingan nilainya lantas melejit dan memaksa Dortmund untuk menebusnya dengan harga 32 juta Pounds.
5. Jermain Defoe
Produk West Ham United, Jermain Defoe memiliki karier yang cukup menarik dalam hal transfer, sejak debut profesional di tim senior pertamanya pada September 2000.
Setelah beberapa tahun tampil mengesankan bersama West Ham, Spurs tertarik untuk memboyongnya dan bersedia menebusnya dengan harga 7.35 juta Pounds untuk jasa-jasanya pada tahun 2004.
Bersama Tottenham Hotspur, Defoe memiliki catatan yang cukup baik dengan mengemas 61 gol dalam 170 penampilannya di semua level kompetisi sebelum akhirnya dipinang Portsmouth dengan mahar 6.51 juta Pounds pada bulan Januari 2008.
Defoe hanya bermain 36 pertandingan untuk klub Fratton Park sebelum akhirnya ditebus kembali Tottenham dengan harga lebih mahal dua kali lipat saat mereka menjualnya, 11.5 juta Pounds.
6. Peter Crouch
Mantan striker Inggris ini memulai karir profesionalnya bersama Tottenham Hotspur sebelum dirinya dijual ke Queen Park Rangers. Crouch menjalani kariernya selama satu musim pada 2000/01 bersama QPR dengan baik yang membuat Portsmouth tertarik untuk merekrutnya dan bersedia menebusnya dengan harga 1,58 juta Pounds.
Satu musim bersama Portsmouth, striker jangkung ini akhirnya dijual ke Aston Villa dengan harga 5,25 juta Pounds pada tahun 2002.
Crouch akhirnya kembali ke pangkuan Portsmouth saat Harry Redknapp menukanginya enam tahun kemudian dengan harga 9,59 juta Pounds dan nilainya terus naik seiring dengan berkembangnya penampilannya menjadi 11 juta Pounds.
Setelah Redknapp meninggalkan Portsmouth dan bergabung dengan Tottenham, Crouch ikut diboyongnya dan kembali bermain untuk pertamanya dengan bandrol 7 juta Pounds.
7. Martin Keown
Mantan bek tim nasional Inggris ini memulai kariernya di tim junior Arsenal setelah menandatangani kontrak dengan klub London Utara ini saat masih berusia sekolah pada tahun 1980.
Keown melakukan debut pertamanya bersama skuat utama The Gunners pada tahun 1985 dan bermain dalam 22 pertandingan liga sebelum akhirnya dijual ke Aston Villa dengan harga 210 ribu Pounds pada tahun 1986.
Keown, kemudian menghabiskan waktunya bersama Aston Villa dan Everton sebelum kembali ke Highbury, markas Arsenal kala itu pada tahun 1993 dengan tebusan 10 kali lipat dari harga yang diberikan Arsenal saat menjualnya ke Aston Villa, 2,1 juta.
Selama debut keduanya bersama Arsenal selama 12 tahun, bek yang tak kenal kompromi berhasil membawa The Gunners memenangkan tiga gelar Liga Primer dan dua gelar Piala FA dua kali sebelum kariernya berliku dan turun bersama Leicester City dan Reading.