5 Fakta Unik Sepakbola Inggris di Perang Dunia II
Perang dunia ke II yang berlangsung pada 1939 hingga 1945 tidak hanya mengubah sejumlah tatanan dunia di bidang politik, pemerintahan, ekonomi serta budaya namun juga berdampak pada bidang olahraga, sepakbola khususnya.
Di Inggris misalnya, pemerintah Inggris melalui FA memutuskan untuk penghentian semua aktifitas sepakbola kala perang dunia II dan memerintahkan sejumlah pesepakbola Inggris untuk ikuti wajib militer. Selain fakta tersebut, masih ada sejumlah fakta menarik terkait perang dunia ke II dan sepakbola. Apa saja? berikut 5 fakta menarik sepakbola di perang dunia II untuk pembaca setia INDOSPORT:
1. Hiburan tentara
Meski FA memutuskan untuk meniadakan kegiatan sepakbola di era perang dunia II namun bagi tentara Inggris yang bertempur, sepakbola ialah satu-satunya hiburan untuk mereka. Karenanya pada Mei 1943 ditengah gentingnya peperangan dunia ke II digelar pertandingan di stadion Stamford Bridge, kandang Chelsea untuk memberi hiburan serta semangat ke tentara Inggris. Laga itu sendiri dihadiri oleh 55ribu orang.
2. Klub jadi corong tentara
Rasa nasionalisme yang ada di rakyat Inggris tidak hanya mengakar karen ajakan pemerintah lewat siaran radio namun juga ternyata sejumlah klub dan pemain top kala itu jadi corong tentara untuk mengajak para pemuda untuk bertempur di medan perang. Kapten Bolton Wanderers kala itu, Harry Goslin mengajak fans Bolton untuk turung di medan juang. Tidak hanya Goslin yang lakukan itu, manajemen Liverpool juga menyerukan kepada fans Liverpool untuk berjuang atas nama kerajaan Inggris raya.
3. Munculnya klub sepakbola perempuan
Karena banyak laki-laki yang turun di medan perang dunia ke II, sejumlah orang yang berasal dari pabrik-pabrik di Inggris berinisiatif untuk membentuk klub sepakbola perempuan. Salah satunya ialah klub Manchester Fallowfield yang terbentuk pada 1944 ada juga klub Fairey Aviation Company serta AV Roe. Klub-klub yang jadi cikal bakal klub perempuan di liga Inggris saat ini.
4. Tawanan perang
Namun menariknya sepakbola juga jadi salah satu cara untuk para tawanan perang tentara Inggris untuk mengubah nasib mereka usai di penjara. Sejumlah eks tentara Nazi Jerman di yang dipenjara di Inggris tercatat memutuskan untuk jadi pesepakbola profesional usai perang. Salah satunya ialah kiper terkenal Man City, Bert Trautmann yang datang ke Inggris dengan status tahan perang dari Jerman.
5. Pesepakbola jadi tentara
Sejumlah tentara yang bertugas di medan tempur perang dunia II tercatat sebelum jadi tentara ialah para pemain sepakbola. Menurut salah satu arsip media lokal Inggris terbitan 1940, total ada 629 pesepakbola profesional yang jadi tentara di perang dunia II. Mereka tersebar di pelbagai satuan tentara, 514 di pasukan infranti, 84 di RAF serta 31 bergabung di Royal Navy. Namun sayangnya catatan sejarah juga mencatat bahwa ada 80 pesepakbola yang jadi tentara gugur di medan pertempuran.