5 Kisah Memalukan John Terry
34 tahun yang lalu, 07 Desember 1980 di kota Barking, London, Inggris lahir seorang anak laki-laki yang kelak di kemudian hari menjadi salah satu pesepakbola top di Inggris. John Terry namanya.
Di usia 11 tahun, Terry memutuskan untuk masuk ke akademi sepabola West Ham United. Sedari kecil, Terry memang sangat menggilai sepakbola. Di West Ham, Terry menimba ilmu selama 5 tahun. Awal 1995, Terry memutuskan untuk bergabung ke akademi sepakbola Chelsea.
Di akademi sepakbola inilah, Terry muda menjelma jadi bintang dan pemain andalan klub London Biru tersebut kelak di kemudian hari. Sebagai layaknya manusia pada umumnya, meski terlihat memiliki paras orang baik, Terry pun memiliki sejumlah kisah memalukan sepanjang karinya. Berikut 5 kisah memalukan sosok John Terry versi INDOSPORT:
1. Aksi Kekerasan
Usai September 2011, John Terry bersama tiga rekannya mendapat sanksi denda dari kubu Chelsea setelah kedapatan melakukan penyerang ke wisatawan Amerika Serikat di bandara Heathrow, Inggris. Menariknya ini bukan kasus pertama Terry, di 2002 ia juga terlibat aksi penyerang ke penjaga klub malam. Akibat dari penyerangannya di 2002 itu, Terry dicoret untuk seleksi timnas INggris.
2. Peras Wartawan
Aksi kekerasan yang dilakukan John Terry tidak hanya terjadi ke orang biasa, di 2009 Terry dituduh mengambil uang dari seorang reporter yang menyamar di tempat latihan Chelsea. Meski tuduhan itu tak terbukti namun pihak FA terlanjur melakukan investigasi untuk kasus tersebut. Pihak klub sendiri membantah Terry melakukan tersebut dengan mengatakan,
"Klub yakin bahwa Terry tidak meminta atau menerima uang kepada repoter tersebut," kata pernyataan resmi klub.
3. Rebut Kekasih Orang
John Terry kembali jadi buah bibir setelah skandal perselingkuhannya dengan Vanessa Perroncel, kekasih dari mantan rekannya di Chelsea, Wayne Brige merebak ke publik. Kejadian yang terjadi di 2010 tersebut bahkan sampai ke meja hijau. Sejumlah media di Inggris menurunkan pemberitaan yang menyudutkan John Terry sebagai sosok yang bersalah. Skandal itu sendiri terjadi selama 6 bulan.
Skandal ini sendiri membuat sosok John Terry jadi public enemy. Perroncel sendiri membantah terjadinya perselingkuhan tersebut. Atas kasus ini sendiri ban kapten Terry dicopot oleh Fabio Capello, pelatih timnas Inggris saat itu.
4. Perilaku Rasis
Tidak hanya berulah di luar lapangan, John Terry juga terlibat aksi tak terpuji di dalam lapangan. Di 2 November 2011 polisi lokal melakukan penyeledikan kepada laporan perbuatan rasis yang dilakukan oleh Terry ke Anton Ferdinand, bek QPR saat itu. Dengan bekal video pertandingan, polisi menyebut bahwa memang benar Terry mengucapkan kata-kata rasis ke adik dari Rio Ferdinand tersebut. Tak berhenti disitu, Terry juga mengulang kasus yang sama beberapa bulan kemudian tepatnya pada 21 Desember 2011, Terry dituduh gunakan bahasa rasis. Akibat tuduhan tersebut, Terry kembali dapat sanksi dari FA berupa pencopotan ban kapten timnas Inggris.
5. Kepleset
John Terry juga jadi penyebab gagalnya Chelsea meraih gelar liga Champions kala bertemu Man United di babak final yang berlangsung di Moskow, Rusia. Laga yang harus ditentukan pemenang lewat babak adu penalti justru buat Terry jadi penyebab gagalnya Chelsea raih gelar. Terry yang jadi algojo penalti tak mampu tuntaskan tugasnya untuk bobol gawang Man United. Terry terpleset dan bola sepakannya melambung tinggi di atas gawang Edwin Van Der Saar, kiper Man United kala itu.