4 Alasan Arsenal Takut Bertemu Barca di 16 Besar
Gelandang Arsenal, Mathieu Flamini baru saja menyatakan bahwa timnya tak ingin jika harus dipertemukan dengan Barcelona pada laga babak 16 besar nanti. Bagi Flamini, Barcelona adalah tim terbaik.
“Kami jelas tidak ingin bertemu Barcelona karena mereka adalah tim top tetapi jika itu terjadi, kami akan lihat,” kata Mathieu Flamini seperti dilansir Goal.
Kekhawatiran Flamini tersebut bukan tanpa alasan. Arsenal yang memiliki gaya bermain hampir mirip dengan Barcelona ini justru selalu jadi bulan-bulanan Lionel Messi dan kawan-kawan setiap berjumpa di Liga Champions.
INDOSPORT mengulas sejumlah alasan yang membuat Arsenal ketakutan jika harus bertemu dengan Barcelona pada babak 16 besar nanti.
1. Lionel Messi
Lionel Messi selalu tampil superior kala berjumpa Arsenal di Liga Champions. Pada 2010, La Pulga terlihat nyaman mengacak-acak lini pertahanan The Gunners dan mencetak 4 gol ke gawang Arsenal. Saat itu skor berakhir 4-1 bagi kemenangan El Barca.
Kelebihan Messi saat menguasai bola dan melakukan sentuhan membuat kapten timnas Argentina itu terlihat sangat mudah untuk membobol gawang Arsenal.
Jika Arsenal bertemu Barcelona, Messi dipastikan masih cukup tangguh bagi para pemain Arsenal. Apalagi Messi kini tak sendirian, trio MSN (Messi, Suarez, Neymar) yang dianggap sebagai trio mengerikan di muka bumi siap menghancurkan Arsenal.
2. Hindari Pembantaian
Barcelona memang tak selalu mulus jika menghadapi tim-tim asal Inggris contohnya saat bertemu Chelsea di Liga Champions 2009. Chelsea yang bermain parkir bus benar-benar membuat para pemain El Barca frustasi.
Namun berbeda jika Barcelona menghadapi tim-tim Inggris yang memiliki filosofi menyerang dan tak suka bertahan seperti Arsenal dan Manchester City. Lawan yang bermain terbuka adalah makanan empuk bagi Andres Iniesta dan kawan-kawan.
Barcelona berpotensi menang besar jika menghadapi Arsenal yang juga bermain menyerang dan terbuka. Tim besutan Enrique akan jauh lebih mudah mengalirkan bola dan mengeksploitasi berbagai lini Arsenal untuk mencetak gol.
3. Skuat Pincang
Arsenal sejauh musim ini mengalami kepincangan skuat. Sejumlah pilar penting The Gunners bergantian tumbang dan tak bisa bermain dalam waktu yang cukup lama.
Di lini pertahanan, pemain yang mengalami cedera seperti Mathieu Debuchy dan Kieran Gibbs. Sementara di lini tengah ada Santi Cazorla, Mikel Arteta, Francis Coquelin, Jack Wilshere dan Tomas Rosicky.
Dan sejumlah pemain depan Arsenal yang mengalami cedera ada Theo Walcott, Daniel Welbeck dan Alexis Sanchez.
Badai cedera ini tentu tak menguntungkan Arsenal jika harus bertemu Barcelona. Wenger pun memiliki keterbatasan dalam pilihan skuat.
4. Skuat Enrique Lebih Kuat Ketimbang Skuat Pep
Arsenal boleh saja dianggap memiliki gaya bermain yang sama dengan Barcelona dalam hal penguasaan bola dan bola-bola pendek. Namun, sejak Luis Enrique mengambil alih kursi kepelatihan, El Barca justru tampil lebih mengerikan.
Enrique menyempurnakan tiki-taka yang dibangun oleh Pep Guardiola dengan gaya bermain yang lebih fleksibel. Jika buntu menguasai bola dengan tiki-taka, Enrique selalu punya cara memecah kebuntuan baik itu melalui Neymar, Suarez, Iniesta, Rakitic maupun Messi sendiri.