8 Transfer Penting yang Berakhir Penyesalan
Bursa transfer pemain menjadi saat-saat krusial bagi sebuah tim yang berada dalam performa yang kurang memuaskan. Kehadiran pemain berkualitas dapat berpengaruh banyak dalam peningkatan performa tim.
Namun tak jarang sebuah klub melakukan kesalahan dengan tak merekrut pemain yang berpotensi bersinar. Saat itu, sang pemain mungkin belum terlihat menjanjikan. Namun saat pemain tersebut menjelma bintang bersama klub lain, tentu hal seperti ini sangat mengecewakan.
Para pemain berikut, saat ini telah menjadi pemain top yang memberi jaminan kecemerlangan sebuah tim. Sejumlah tim nyaris mendapatkan mereka namun akhirnya gagal.
Setelah menyaksikan kehebatan mereka saat ini, sungguh sangat disayangkan kesempatan untuk mendapatkan mereka kembali sudah tak mungkin didapatkan. Berikut INDOSPORT merangkum 8 pemain bintang yang sangat disesali tim karena gagal mendapatkannya.
1. Lionel Messi
Messi yang dekat dengan Cesc Fabregas sudah akan mengikuti jejak sahabatnya itu bergabung ke Arsenal pada 2003. Namun sulitnya mendapat kartu ujin tinggal membuat Messi memutuskan untuk tetap berada di Spanyol dan tetap membela Barcelona.
Bersama Barca, Messi saat ini telah menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dunia.
2. Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo menjadi incaran Arsenal dan Liverpool sebelum dimainkan oleh Manchester United. Namun manajer MU saat itu, Sir Alex Ferguson, cepat-cepat menyodorkan kontrak untuk Ronaldo setelah menyaksikan permainannya dalam sebuah laga persahabatan.
3. Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic saat ini telah menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Tak hanya memiliki skill yang tajam, Ibra juga mampu menampilkan permainan yang menghibur.
Diawal kariernya, Zlatan nyaris bermain di Liga Primer Inggris bersama Arsenal. Manajer Arsene Wenger pada 2001 telah menyadari potensi yang dimiliki pemain asal Swedia yang kala itu bermain untuk Malmo FF.
Alih-alih menawarinya kontrak, Wenger malah menawari Ibra untuk melakukan trial. Namun, Ibra tak menganggapnya sebuah kehormatan dan justru mengatakan, "Zlatan tidak melakukan audisi."
4. Ronaldinho
Pemain asal Brasil ini mengakui dirinya nyaris bergabung dengan Manchester United pada 2003. Menurutnya, kontraknya bersama Setan Merah hanya menyisakan detail-detail kecil sebelum diresmikan.
Namun belum juga kontrak tersebut dirampungkan, Sandro Rosell, Presiden Barcelona saat itu, menghubunginya dan memberikan tawaran yang tak bisa ia tolak. MU kehilangan pemain yang akan menjadikan Setan Merah perkasa saat itu.
5. Edinson Cavani
Striker Paris Saint-Germain ini pernah masuk dalam radar Aston Villa pada 2009 saat masih membela Palermo. Selain Cavani, pilihan Villa adalah striker River Plate, Radamel Falcao, dan striker Wigan Athletic, Emile Heskey.
Namun manajer Villa saat itu, Martin O'Neill lebih percaya pada Heskey ketimbang dua pemain lainnya.
6. Robert Lewandowski
Pemain yang akrab disapa Lewy ini telah menjelma pemain yang bersinar bersama Bayern Muenchen. Belum lama, ia menyedot perhatian karena berhasil mencetak 5 gol dalam satu pertandingan. Karier Lewy mulai mencuat saat pemain asal Polandia ini hijrah ke Jerman dengan bergabung dengan Borussi Dortmund pada 2010.
Di tahun yang sama sebelum meneken kontrak dengan Dortmund, Lewy nyaris bergabung dengan klub Inggris, Blackburn Rovers. Ironisnya, transfer tersebut gagal karena pesawat yang hendak ia tumpangi ke Inggris, gagal terbang karena terhambat awan abu vulkanik dari Islandia yang mengganggu jadwal penerbangan sejumlah maskapai Eropa.
7. Gareth Bale
Winger Real Madrid ini sudah akan bergabung dengan Manchester United pada 2006, saat Bale masih tergabung bersama tim junior Southampton. Entah karena alasan apa, Bale akhirnya melanjutkan karier bersama tim senior Southampton sebelum bergabung bersama Tottenham Hotspur pada 2007.
Hanya saja, manager Manchester United, Sir Alex Ferguson mengatakan "Kami melihatnya dan hendak merekrutnya lebih dulu, tapi mereka tak pernah mengembalikannya pada kami," katanya.
8. Yaya Toure
Yaya Toure telah melakukan uji coba dan bahkan membela Arsenal dalam sebuah pertandingan persahabatan. Toure sudah dipastikan bermain bersama The Gunners pada 2003.
Sialnya, surat ijin kerja yang ia perlukan untuk bermain bersama meriam London tak kunjung keluar. Arsenal akhirnya harus memutuskan untuk mengurungkan niat mengontrak Toure.