7 Kandidat Pengganti Jose Mourinho di Chelsea
Jose Mourinho dipecat untuk kedua kalinya oleh Chelsea. Hasil buruk musim ini menjadi alasan pemecatan pelatih berjuluk The Special One tersebut. Pemecatan ini terjadi hanya tujuh bulan setelah the Blues meraih gelar juara Liga Primer Inggris.
Chelsea saat ini berada di posisi 16 tabel klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan mengoleksi 15 poin atau tiga poin diatas zona degradasi. Melihat hal ini, manajemen klub punya alasan kuat untuk memecat Mou.
Chelsea memang belum mengumumkan secara resmi nama pengganti Mourinho untuk menduduki kursi pelatih. Namun sejumlah kandidat mencuat sebagai pengganti pelatih portugal tersebut.
Siapa saja mereka? Berikut INDOSPORT merangkumnya:
1. Carlo Ancelotti
Periode kedua menukangi Chelsea, tak bisa menjadi alasan menurunnya performa tim dan kerja pelatih. Meski periode kedua Jose Mourinho menukangi Chelsea berakhir tragis, hal ini belum tentu terjadi pada Carlo Ancelotti yang juga pernah menjadi pelatih The Blues pada 2009-2011 lalu.
Setelah mengakhiri kariernya di Real Madrid, pelatih asal Italia ini masih dalam kondisi menganggur. Ancelotti bisa jadi kandidat ideal untuk mengisi kekosongan jabatan di Stamford Bridge. Terlebih skuat Chelsea saat ini sebenarnya bukan diisi para pemain dengan pengalaman dan skill yang rendah.
2. Pep Guardiola
Pelatih Bayern Muenchen ini memang disebut-sebut akan hengkang ke Liga Primer Inggris mengingat kontraknya yang akan berakhir pada 30 Juni 2016 mendatang. Jika Hiddink menjadi pelatih sementara, akan ideal jika Guardiola menjadi pelatih tetap Chelsea selanjutnya.
Namun Chelsea harus bersaing dengan sejumlah klub lain yang juga menginginkan Guardiola. Manchester City menjadi kandidat terkuat, bahkan Guardiola dikabarkan telah meneken kesepakatan dengan City untuk melanjutkan pekerjaanya di Etihad Stadium. Manchester United juga bisa menjadi ganjalan, karena Guardiola dikabarkan tertarik untuk menukangi Setan Merah.
Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, telah lama menginginkan jasa Guardiola. Keadaan ini bisa membuatnya kembali mencoba dan meyakinkan mantan pelatih Barcelona itu.
3. Guus Hiddink
Guus Hiddink yang pernah menjadi pelatih sementara Chelsea pada 2009 dikabarkan akan kembali bekerja di posisi yang sama. Saat itu ia mengisi kekosongan kursi pelatih usai pemecatan Luis Felipe Scolari. Keberadaannya yang singkat di Stamford Bridges terbilang cukup sukses dengan mempersembahkan Piala FA.
Meski usianya sudah cukup tua, Hiddink memiliki banyak pengalaman dengan membesut sejumlah timnas seperti Australia, Turki, Rusia, dan Korea Selatan. Namun pelatih yang juga pernah menukangi Real Madrid dan Valencia ini baru saja dipecat timnas Belanda karena tak bisa memberi performa apik, bahkan akhirnya The Oranje gagal tampil di Euro 2016 yang menjadi targetnya.
4. Antonio Conte
Mantan pemain Juventus kembali memberikan kontribusi positif saat menjadi pelatih mantan klubnya tersebut. Juve dibawah asuhannya mencatat rekor tak terkalahkan selama 28 laga dan membawa Bianconeri ke final Coppa Italia setelah sekitar 8 musim selalu gagal.
Hasil positif yang diraih Conte membuatnya dianugerahi penghargaan The Best Coach of the Year Award pada 2013.
5. Diego Simeone
Masih berusia 45 tahun, pelatih asal Argentina ini juga menjadi pelatih muda berprestasi yang ditunjukkannya bersama Atletico Madrid saat ini. Simeone dianggap sebagai pelatih yang cerdik dan berkarakter yang bisa meningkatkan performa The Blues.
Mantan pelatih klub Argentina, River Plate ini akan sedikit terkendala dengan persoalan bahasa. Namun hal ini tak akan menjadi masalah besar karena bisa dijembatani oleh penerjemah bahasa.
6. Juande Ramos
Ramos memiliki pengalaman luas dalam dunia kepelatihan. Ia telah melanglang buana dengan menukangi klub-klub di Spanyol, Inggris, Rusia, dan Ukraina. Di Liga Primer Inggris, mantan pelatih Real Madrid ini pernah menjadi juru selamat Tottenham Hotspur yang terancam terdegradasi di musim 2007/2008.
Laga pertamanya bersama Spurs langsung membawa kemenangan. Spurs pun perlahan naik tangga di tabel klasemen hingga berada di posisi aman zona degradasi. Melihat kondisi Chelsea saat ini, Ramos bukan tak mungkin dapat kembali berperan sebagai sang juru selamat.
7. Mauricio Pochettino
Pelatih asal Argentina ini disebut-sebut sebagai The Next Guardiola. Pochettino memiliki gaya ekspansif dan visi yang jelas. Meski terbilang masih muda, dengan umur 43 tahun, Pochettino bisa menjadi kandidat kuda hitam mengingat prestasinya saat menukangi Southampron dan saat ini Tottenham Hotspur.