Hadapi Mitra Kukar, Arema Siap Main Terbuka
Laju Arema Cronus sudah kepalang tanggung. Berada di empat besar, mau tak mau membuat Cristian Gonzales dkk bakal memburu satu tiket ke final Piala Jenderal Sudirman. Satu lawan sulit pun siap menghadang, yaitu Mitra Kukar yang akan dihadapi dalam sepasang pertemuan kandang dan tandang.
Singo Edan sedikit diuntungkan lantaran akan bermain away terlebih dahulu. Meski begitu, tim kebanggaan Aremania ini tak mau tampil seadanya dan tetap bermain full team guna mengamankan tri poin perdana dalam lawatannya ke Tenggarong sejak ISL musim 2013 silam.
"Kita tampil terbuka karena Mitra juga sepertinya mengusung skema yang sama. Ya tidak ada lagi, mereka pasti mengincar tiga poin di kandang", tutur I Made Pasek Wijaya.
Lebih lanjut, Asisten Pelatih Arema Cronus tersebut menjelaskan bahwa skema main terbuka adalah permainan menyerang dan bertahan secara intensif dalam 90 menit. Hal itu lah yang membuat para pemain terus digenjot secara fisik agar bisa menerapkan strategi secara baik.
"Main terbuka, kuncinya adalah dalam hal transisi karena kita main secara kolektif. Kita harus stabil dalam menyerang ke bertahan, begitu pula sebaliknya. Hal ini penting karena akan menentukan tingkat peluang menciptakan gol," imbuhnya.
Made pun tak meragukan kualitas Mitra Kukar yang dinilai tampil taktis dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Dia pun menegaskan bahwa lawan yang dihadapi kali ini berbeda dengan saat dikalahkan dalam perebutan tempat ketiga di Piala Presiden lalu.
"Tentu berbeda meski pelatihnya (Jafri Sastra) sama. Mereka sudah buktikan kualitas dengan masuk ke semifinal. Mitra sekarang juga punya tiga pemain asing bagus, apalagi strikernya kita tahu cukup tajam dengan menempati daftar top skorer turnamen," pungkasnya.