5 Hal yang Buat Van Gaal Terancam Dipecat
Kekalahan yang diderita pasukannya dari Southampton dengan skor 1-0, Sabtu (23/01/16) membuat berita pemecatannya semakin mencuat.
Kekalahan itu membuat para pendukung Manchester United kecewa dan menyorakinya setelah pertandingan itu.
Van Gaal hanya bisa pasrah. Pelatih berusia 64 tahun tersebut mengakui fans Setan Merah sangat wajar bila marah terhadapnya, menyusul permainan mengecewakan Wayne Rooney dkk saat melawan Southampton.
Berikut ini INDOSPORT coba ulas lima hal yang membuat Van Gaal terancam dipecat:
1. Gaya Bermain Membosankan
Manchester United terkenal dengan sebuah tim yang sangat senang melakukan sepakbola menyerang. Legenda Sir Bobby Charlton, George Best dan Denis Law yang memperkenalkan gaya sepakbola seperti itu kepada Setan Merah.
Sir Alex Ferguson meneruskan gaya permainan yang sama dengan mengandalkan pemain seperti David Beckham, Cristiano Ronaldo dan Ryan Giggs yang sekarang menjadi asisten pelatih Van Gaal. Ferguson mempersembahkan banyak gelar juara untuk Setan Merah.
Semua berubah ketika Setan Merah ditangani Van Gaal, yang mengandalkan philosophy-nya. Permainan Rooney dkk menjadi sangat membosankan. Setan Merah harus mengubahnya gaya bermain ini jika ingin kembali Berjaya.
2. Pembelian Pemain yang Gagal
Berapa pemain yang bersinar ketika didatangkan Van Gaal ke Old Trafford? Awal musim, permainan Luke Shaw cukup menjanjikan. Namun, Shaw mengalami cedera yang parah saat melawan PSV.
Selain Shaw, Ander Herrera juga merupakan target lama Setan Merah. Namun, gelandang asal Spanyol tersebut mengalami kesulitan berkembang.
Anthony Martial mungkin masih muda dan bisa berkembang di masa depan. Namun, pemain lain seperti Angel di Maria, Memphis Depay dan Bastian Schweinsteiger gagal menampilkan permainan terbaiknya sejak pindah ke Old Trafford.
3. Metode Latihan Dikritik Pemain
Pemain senior Manchester United seperti Wayne Rooney dan Michael Carrick kecewa dengan metode latihan Van Gaal. Mereka pun langsung menyerang pelatih asal Belanda tersebut.
Mereka merasa mantan arsitek Barcelona dan Bayern Munchen itu mengubah mereka seperti sebuah robot selama sesi latihan.
Para pemain Setan Merah tidak diberi waktu libur dalam waktu tiga pekan.
4. Salah Menempatkan Posisi Pemain
Van Gaal sering menerapkan taktik yang salah di skuat Manchester United. Dia menempatkan Daley Blind yang seorang gelandang sebagai pemain belakang. Dia juga memindahkan Matteo Darmian, yang berposisi asli bek kanan menjadi bek kiri. Begitu juga terhadap Ashley Young dan Juan Mata.
Ya, Manchester United memang mengalami krisis pemain akibat badai cedera. Tapi, Van Gaal jangan kaya orang susah. Sebab, manajemen Setan Merah tentu bersedia mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan pemain baru untuk menyeimbangkan skuat.
Tim besar seperti Setan Merah seharusnya jangan menempatkan pemain di posisi yang tidak biasa mereka lakukan.
5. Suasana Ruang Ganti Pemain Tidak Nyaman
Para pemain Manchester United sangat kecewa dengan keputusan Van Gaal yang menjual Rafael Da Silva ke Lyon pada awal musim ini. Hal ini membuat suasana di ruang ganti pemain menjadi tidak nyaman.
Belum lagi permasalahannya dengan kiper asal Spanyol, Victor Valdes. Pemain Setan Merah berkebangsaan Spanyol lainnya seperti David De Gea, Juan Mata dan Ander Herrera sangat kecewa melihat perlakuan Van Gaal terhadap Valdes.
Saat ini, mantan kiper Barcelona tersebut sudah dipinjamkan ke klub asal Belgia, Standard Liege.