x

Evolusi Guardiola dari Masa ke Masa

Selasa, 2 Februari 2016 05:01 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja

Selama empat musim membesut Barcelona dan dua sekarang bersama Bayern Muenchen, pelatih asal Spanyol tersebut sudah meraih lima gelar liga, tiga piala domestik, dan dua trofi Liga Champions berhasil diraih olehnya.

Bahkan ketika membesut Blaugrana, dengan gaya bermainnya yang sangat enak disaksikan, tim asal Catalan tersebut disebut-sebut sebagai salah satu tim terbaik di dunia pada eranya.

Setelah sukses bersama Bayern Muenchen, Guardiola akan melanjutkan pertualangan di Liga Primer Inggris.

Nah, berikut ini INDOSPORT coba merangkum evolusi karir Guardiola dari masa ke masa:


1. Berawal Jadi Ball Boy

Pep Guardiola saat menjadi pemain Barcelona

Sebelum masuk ke akademi La Masia, ternyata Guardiola pernah menjadi ball boy. Benarkah?

Sebuah akun Twitter menyebutkan setelah mengalahkan Gottenburg, terlihat seorang bocah merayakan kemenangan Barca. Ternyata dia adalah Pep Guardiola. Pada 1984, Guardiola mulai masuk ke akademi La Masia.

Guardiola menjadi saksi keberhasilan Blaugrana yang ketika itu dilatih Terry Venables menjuarai European Cup 1986.


Pep Guardiola (baju biru) merayakan gelar juara bersama Barcelona


2. Melakukan Debut di Tim Barca

Pep Guardiola saat masih menjadi pemain Barcelona

Empat tahun kemudian, Guardiola melakukan debutnya bersama Barca. Awalnya pelatih Blaugrana B, Charly Rexach memainkan Guardiola di posisi sayap kanan.

Namun pelatih Barca saat itu Johan Cryuff, tidak memperdulikan pendapat Rexach. Pelatih asal Belanda tersebut memutuskan untuk memainkannya di posisi gelandang tengah.

Pada 1990, Guardiola yang saat itu masih berusia 19 tahun, mendapatkan kepercayaan dari Cryuff untuk memulai debutnya.

Dia pun memenangkan banyak gelar juara bersama Blaugrana saat sebagai pemain.


Momen ketika Guardiola mengangkat trofi saat masih menjadi pemain


3. Jadi Pelatih Barcelona

Pep Guardiola dikontrak untuk menjadi pelatih Barcelona pada 2007

Setelah memutuskan untuk pensiun sebagai pemain, Guardiola melanjutkan karirnya dengan menjadi pelatih Barcelona B pada 2007.

Saat itu, Blaugrana B dihuni oleh banyak pemain top seperti Lionel Messi, Sergio Busquets, Thiago Alcantara, Pedro Rodriguez dan Giovani dos Santos.

Setelah Frank Rijkaard meninggalkan kursi kepelatihan Barca, manajemen memutuskan untuk mempromosikan Guardiola sebagai pelatih senior.

Sejak saat itu, Lionel Messi dkk pun menjelma menjadi penguasa La Liga dan Eropa. Setelah itu, Guardiola sempat memutuskan untuk istirahat dari dunia sepakbola selama satu tahun.


Pep Guardiola mencium trofi saat menjadi pelatih Barcelona


4. Menemukan Tantangan Baru di Bayern Muenchen

Pep Guardiola saat memimpin latihan Bayern Muenchen

Setelah satu musim absen dari dunia sepakbola, akhirnya Guardiola menerima pinangan Bayern Muenchen pada 2013. Dia akan menggantikan posisi  Jupp Heynckes yang meraih tiga gelar juara.

Perjalanan karir Guardiola bersama tim asal Bavaria tersebut memang tidak terlalu buruk. Dia berhasil membawa Bayern Muenchen menguasai Bundesliga dua tahun secara beruntun.

Sayang selama dua musim melatih tim berjuluk FC Hollywood tersebut, Guardiola belum mempersembahkan trofi Liga Champions.

Tahun ini, merupakan kesempatan terakhirnya untuk membawa trofi tertinggi kompetisi Eropa tersebut pulang ke Kota Muenchen.


5. Melatih The Citizens

Pep Guardiola resmi melatih Manchester City

Kini Guardiola memiliki sebuah tantangan baru. Pemain yang pernah merumput bersama Brescia tersebut akan menangani The Citizens selama tiga tahun.

Dia pun diberi tugas untuk membawa tim yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut menjadi tim yang paling menakutkan di Liga Primer Inggris dan Eropa.

Jadi bagaimana kiprahnya? Kita tunggu saja musim depan.

Manchester CityBayern MunchenPep GuardiolaLiga Primer Inggris

Berita Terkini