4 Pesepakbola yang Bertarung Melawan Kanker
Penyakit kanker sebagai salah satu penyakit paling mematikan di dunia itu bisa menyerang siapa saja tidak terkecuali para olahragawan dan pesepakbola.
Beberapa di antara mereka dengan semangatnya yang begitu besar berhasil melewatinya dan sembuh meskipun ada pula yang tidak tertolong dan harus kehilangan nyawanya.
Mantan asisten pelatih Barcelona yang meninggal akibat penyakit kanker.
Seperti yang dialami oleh mantan asisten pelatih Barcelona, Tito Vilanova yang mengawali karier sepakbola juniornya bersama akademi La Masia.
Berikut INDOSPORT, mengangkat empat figur pesepakbola yang berhasil bertahan hidup dan berjuang melawan salah satu penyakit paling mematikan di dunia, kanker.
1. Johan Cruyff
Oktober 2015 jagat sepakbola dikejutkan oleh sebuah berita kurang mengenakkan dari seorang legenda sepakbola asal Belanda yang sangat berpengaruh dalam perkembangan sepakbola dunia modern yakni Johan Crufff.
Legenda Barcelona yang kini berusia 68 tahun itu divonis menderita kanker paru-paru dan hingga saat ini masih menjalani proses pengobatan berupa kemotrapi untuk melawan sel-sel kanker yang berkembang dalam tubuhnya.
Cruyff menderita kanker paru-paru diakibatkan dari kebiasaan merokok yang dijalaninya. Namun ia tidak lantas menyerah dan terus berjuang hingga saat ini.
2. Jonas Gutierrez
Gelandang Deportivo, Jonas Gutierrez memulai karier sepakbola internasionalnya pada usia 18 tahun bersama klub negaranya Argentina, Velez Sarsfield.
Gutierrez memainkan 22 laga untuk tim nasional Argentina dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki negara tersebut seperti halnya Diego Maradona dan Lionel Messi.
Gutierrez divonis mengidap kanker testis pada pertengahan September tahun 2013 saat dirinya membela Newcastle United di mana dirinya menjadi salah satu pemain paling penting yang menyelamatkan timnya dari degradasi.
Gutierrez sempat menjalani serangkaian operasi pengangkatan penyakitnya tersebut namun pada musim 2013/14 dirinya malah mengalami pembengkakan serius pada kelenjar getah beningnya.
Dalam masa pengobatannya Gutierrez sempat dipinjamkan ke Norwich City sebelum akhirnya dijual ke Deportivo La Coruna pada awal musim 2015. Hingga saat ini dirinya telah memainkan delapan laga untuk Deportivo dan terus berjuang melawan penyakit yang mengancam jiwanya tersebut.
3. Jose Francisco Molina
Kiper Deportivo La Coruna, Jose Francisco Molina, adalah contoh pesepakbola yang berhasil lepas dari kanker. Kanker testis yang menggerogotinya sempat membuat dirinya tak bisa merumput.
Namun demikian, Molina begitu gigih melawan penyakitnya dengan menjalani kemoterapi. Setelah sembuh, dia kembali bermain untuk Deportivo.
Pesepakbola kelahiran 1970 itu sempat menjadi pelatih Villareal dan kini dirinya mengembara ke negeri China untuk melatih klub Kitchee Sports Club.
4. Eric Abidal
Mantan penggawa Barcelona, Eric Abidal telah kembali ke lapangan hijau setelah menjalani transplantasi hati akibat kanker hati yang menyerangnya.
Pemain asal Prancis sempat berhenti bermain untuk menjalani serangkaian pengobatan selama kurang lebih satu tahun sebelum akhirnya diperbolehkan kembali merumput bersama Barcelona.
Pada laga perdana setelah dinyatakan sembuh, diturunkan Barcelona menggantikan Gerard Pique di babak kedua yang saat itu berhasil melumat Mallorca 5-0.
Selepas dari Barcelona, Abidal bergabung bersama Monaco sebelum akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu bersama Olympiacos pada tahun 2014.