x

5 Pesepakbola Keturunan Tionghoa yang Harumkan Nama Indonesia

Senin, 8 Februari 2016 19:13 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono

Di Indonesia banyak atlet keturunan China yang lebih suka terjun di bidang olahraga seperti bulutangkis, basket, wushu maupun olahraga beladiri lainnya.

Prestasi yang berhasil ditorehkan pun telah membuat masyarakat tanah air ikut merasa bangga. Nama-nama seperti Susi Susanti, Lindswell Kwok maupun Chris John sudah tidak asing lagi di telinga pecinta olahraga.

Tak mau kalah beberapa warga ketururan China lainnya pun ikut unjuk gigi mencatatkan namanya sebagai bagian dari Indonesia dalam bidang sepakbola.

Bahkan dengan kiprah impresif mereka membela tanah air Indonesia membuat namanya dielu-elukan dan menjadi idola masyarakat.

Berikut INDOSPORT menyajikan pesepakbola keturunan China yang berhasil mengharumkan nama Indonesia dalam seragam tim nasional.


1. Sutanto Tan

Pemain tim nasional Indonesia keturunan Tionghoa, Sutanto Tan.

Pemain berdarah Tionghoa ini pernah membela klub di Liga Singapura saat masih remaja, dia pernah membela Geylang United U-18 pada 2010-2011. Kemudian Sutanto Tan kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Persib U-18 dari 2011-2-12. Dua tahun berikutnya pemain 21 tahun tersebut pindah ke PBR U-21.

Selepas bermain untuk PBR U-21 Dia sempat menjadi rebutan antara Geylang United FC dan Hougang United FC, tapi nama terakhir lah yang memenangkan perburuan tersebut. Sutanto Tan direkrut dan diproyeksikan untuk menjadi striker di tim senior Hougang walaupun umurnya baru 20 tahun.

Pemain kelahiran Pekanbaru itu tampil mengesankan dengan mencetak 9 gol dari 14 penampilannya. Di 2015 lalu Sutanto Tan kemudian bergabung dengan klub tanah air, Bali United Pusam. Dirinya juga sudah melakoni laga bersama timnas U-23 pada 2014 lalu.


2. Arthur Irawan

Pemain tim nasional Indonesia keturunan Tionghoa, Arthur Irawan.

Pesepakbola berumur 22 tahun ini merupakan salah satu warga keturunan Tionghoa yang menggeluti dunia kulit bundar. Arthur memulai karier profesionalnya di RCD Espanyol B pada 2011-2013 dimana dia tampil 22 kali dan menyarangkan 2 gol.

Arthur yang berposisi sebagai bek ini kemudian pindah ke Malaga pada 2013-2014 dan mencatatkan enam penampilan bersama klub Spanyol itu. Semenjak 2014 pemain kelahiran Surabaya ini memutuskan untuk hijrah ke Waasland-Beveren, sebuah klub asal Belgia.

Arthur pertama kali dipanggil untuk memperkuat Indonesia ketika mengikuti ajang Piala AFF 2012 yang diadakan di Malaysia. Ia sempat dimainkan sebagai pemain pengganti ketika pertandingan ujicoba melawan Timor Leste di Stadion Gelora Bung Karno yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Indonesia.
 


3. Kim Jeffrey Kurniawan

Pemain tim nasional Indonesia keturunan Tionghoa, Kim Jefrey Kurniawan.

Pria yang lahir dan besar di Jerman ini merupakan pemain yang memutuskan untuk berpindah kewarganegaraan dan membela timnas Indonesia. Kim mempunyai garis keturunan Tionghoa dari sang ayah. Kakeknya Kwee Hong Sing tercatat pernah membela Persija Jakarta dan juga Tim nasional sepak bola Indonesia di era 1950-an.

Kim telah membela FC 07 Heidelsheim, Persema Malang, dan terakhir Pelita Bandung Raya. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini telah berkesempatan sekali memakai jersey kebanggaan Indonesia di timnas U-23.


4. Nova Arianto

Pemain tim nasional Indonesia keturunan Tionghoa, Nova Arianto.

Pemain 37 tahun ini merupakan salah satu pilar tangguh di barisan belakang. Pria keturunan China ini telah malang melintang di dunia pesepakbolaan tanah air, Persebaya, Pesib Bandung, Sriwijaya, Pelita Bandung Raya adalah sederet klub papan atas Indonesia yang pernah merasakan servis pemain yang akrab di panggil Vava tersebut.

Nova kemudian dipanggil masuk ke timnas pada 2008 saat dirinya berseragam tim Maung Bandung, Persib. Sebuah gol pun berhasil dipersembahkannya kala Indonesia bersua Thailand di leg kedua semifinal Piala AFF 2008 di National Stadium, Bangkok. Gol Nova di menit ke-9 sempat membuka harapan publik tanah air, sayang tim Garuda harus mengakui ketangguhan lawan setelah kalah agregat 1-3.


5. Tan Liong Houw

Pemain tim nasional Indonesia keturunan Tionghoa, Tan Liong Houw.

Tan Liong Houw merupakan penggawa timnas Indonesia di era 1950-an dan 1960-an, dimana saat itu sekitar 50 persen pemain tim nasional Indonesia adalah etnis Tionghoa. Nama-nama seperti Crish Ong, Kuin Ciang, Phwa Sian Liong, The San Liong, Tek An, Tjan Peng Kong, Mulyadi, Surya Lesmana, dan Lukman begitu tersohor.

Bersama-sama mereka turut mengharumkan persepakbolaan nasional. Prestasi terbaik Indonesia di era itu adalah menahan seri 0-0 Uni Soviet di Olimpiade Melbourne pada 1956. Total Tan membela timnas selama 12 tahun sejak 1950. Ia juga memperkuat tim nasional dalam empat Asian Games dan banyakkejuaraan regional. Salah satunya menjuarai Merdeka Games 1961 di Malaysia setelah di babak final mengalahkan tuan rumah 2-1.

Nova AriantoArthur IrawanKim Jeffrey KurniawanTan Liong HouwSutanto Tan

Berita Terkini