x

Kombinasi Starting XI dari Man United dan Arsenal

Minggu, 28 Februari 2016 16:22 WIB
Editor: Randy Prasatya

Man United akan mengusung misi balas dendam atas kekalahan 0-3 di Emirates Stadium pada putaran pertama Liga Primer musim ini. Akan tetapi, saat kembali bertemu Arsenal nanti skuat Setan Merah harus kehilangan delapan pemain akibat cedera, dan lima pemain yang masih diragukan tampil.

Sedangkan Arsenal kehilangan empat pemain ditambah satu pemain yang masih diragukan tampil akibat kondisi yang tidak fit.

Kendati kedua tim banyak kehilangan pemain terbaiknya, laga ini diyakini tidak akan menurunkan kualitas permainan. Pasalnya, baik Man United dan Arsenal masih menyisakan pemain-pemain hebat lainnya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan para pemain yang dapat tampil akan menjadi kesatuan yang kuat jika berada dalam satu klub yang sama.

Berikut ini INDOSPORT akan mengombinasikan starting eleven dari para pemain Man United dan Arsenal yang diperkirakan siap tampil dalam formasi 4-2-3-1.


1. Petr Cech

Di sektor kiper tentu akan menjadi pilihan paling sulit dalam menentukan siapa yang layak masuk kombinasi starting eleven dari kedua tim. Sejauh ini David de Gea dan Petr Cech bermain sangat baik dalam menyelamatkan gawang timnya masing-masing.

Namun, INDOSPORT memilih Cech berdasarkan komparasi data rataan penyelamatan, tidak kebobolan, dan kebobolan.

Penjaga gawang asal Ceko itu memilik rataan penyelamatan paling tinggi ketimbang De Gea. Sejauh ini mantan kiper Chelsea itu telah membuat 2,50 penyelamatan per game berbanding 2,45 milik kiper asal Spanyol tersebut.

Selain dari sektor penyelamatan, Cech juga unggul rataan per game terkait kebobolan dan tidak kebobolan. De Gea tercatat memilik rataan kemasukan 1 gol per game dan tidak kebobolan sebesar 0,41 per game. Sedangkan kiper Arsenal mencatatkan rataan kemasukan 0,88 per game dan tidak kebobolan 0,46 per game.


2. Hector Bellerin

Kecepatan Bellerin menyusuri sisi kanan diyakini menjadi yang terbaik di antara para pemain belakang Arsenal dan Man United. Selain bermodalkan kecepatan, dia juga sangat tangkas menusuk jantung pertahanan lawan.

Selama bermain 24 pertandingan di Liga Primer musim ini, Bellerin telah 14 kali menciptakan peluang, 45 kali berhasil memotong umpan, dan memilik catatan 32 tekel bersih.


3. Chris Smalling

Di tengah kerisi pemain belakang, Smalling menjadi satu-satunya bek tengah Man United yang tampil konsisten. Dia bahkan didapuk sebagai kapten kedua Setan Merah setelah Wayne Rooney.

Bel 26 tahun ini berhasil 67 kali memotong umpan, 33 kali melakukan tekel bersih, dan 80 kali memenangkan duel udara dari 25 penampilan di Liga Primer.


4. Laurent Koscielny

Untuk mendampingi Chris Smalling sebagai bek tengah, INDOSPORT memilik Koscielny yang telah berhasil 85 kali memotong umpan, 21 menang duel udara dan 21 kali melakukan tekel bersih.

Selain catatan itu, bek asal Prancis ini juga dapat mengatur tempo permainan sejak dari wilayah sepertiga pertahanan tim. Terkadang umpan panjangnya pun dapat membuat barisan belakang lawan lengah.


5. Nacho Monreal

Monreal melengkapi empat pemain belakang versi INDOSPORT. Bermain sebagai full back kiri pria asal Spanyol ini dapat menopang permainan sayap tim. Umpan silang sang pemain juga sejauh ini cukup baik, bahkan dia tercatat 23 kali berhasil menciptakan peluang.


6. Morgan Schneiderlin

Schneiderlin sejauh ini cukup baik dalam meredam serangan lawan sebelum memasuki wilayah pertahanan Arsenal. Dia mampu memotong umpan sebanyak 47 kali dan melakukan 38 tekel bersih.

Hasil itu membuat dirinya layak diletakan sebagai gelandang bertahan yang baik dari staring pilihan INDOSPORT ini.


7. Aaron Ramsey

Gelandang serang Arsenal ini bisa menjadi duet yang baik bersama Schneiderlin. Kemampuan Ramsey bermain sebagai box to box diyakini mampu membantu pertahanan dan lini serang.

Selain itu pria asal Wales ini juga memilik insting mencetak gol yang baik dan dapat menjadi pengatur tempo permainan dengan umpan-umpan pendek.


8. Juan Mata

Mantan pemain Valencia dan Chelsea ini dapat bergerak di sektor sayap kanan dalam formasi 4-2-3-1. Selain mampu menyisiri sisi tersebut, Mata juga sangat piawai melakukan tusukan ke jantung pertahanan lawan.


9. Anthony Martial

Selebrasi Anthony Martial usai mencetak gol ke gawang Stoke City.

Martial memilik kemampuan menggiring bola yang baik saat berada di sisi lapangan. Selain dapat bermain di sisi kiri, mantan pemain AS Monaco itu juga bisa diletakan sebagai target-man. Sejauh ini dia telah mengemas 7 gol di Liga Primer untuk Man United.


10. Mesut Ozil

Mesut Ozil menendang bola dalam sesi latihan.

Ozil tercatat sebagai pemain yang paling banyak memberikan assist di Liga Primer musim ini sebanyak 17 kali. Selama bermain 24 kali di liga musim ini, dia juga telah 105 kali berhasil membuat peluang.

Keberadaan Ozil tentu tidak bisa lagi untuk diperdepatkan dalam pilihan skuat kombinasi ini. Namun, kelemahan pria asal Jerman tersebut terlihat jarang membantu pertahanan saat tim dalam posisi tertekan.


11. Oliver Giroud

Striker Arsenal ini dapat dengan mudah masuk dalam skuat kombinasi lantaran Wayne Rooney mengalami cedera selama dua bulan. Kendati demikian, Giroud bukanlah striker kacangan. Dia sangat tanggu dalam duel bola-bola atas dan cukup baik menjadi pemantul di pertahanan lawan.

Sejauh ini Giroud telah mengemas 12 gol dan 4 assist dari 26 penampilan di Liga Primer musim ini. Selain itu dia juga mampu 72 kali memenangi duel udar dan menciptakan 77 tembakan.

Manchester UnitedArsenalMesut OzilAaron RamseyPetr CechChris SmallingAnthony Martial

Berita Terkini